Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Airlangga Demo Tolak Kenaikan BBM

5
Demo Mahasiswa (ilustrasi)

Surabaya – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya berunjuk rasa menolak rencana pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi. Aksi unjuk rasa ini dilakukan didepan Gedung DPRD Kota Surabaya, Senin (17/11) siang.

Menaikkan harga BBM subsidi akan membuat rakyat yang miskin akan semakin susah. “BBM naik akan berdampak banyak rakyat sengsara,” ungkap Bintang, Presiden BEM Unair di hadapan pengunjuk rasa.

Menurut mereka semestinya Jokowi lebih memfokuskan pada pemberantasan mafia Migas dan memaksimalkan pengelolaan penerimaan negara di sektor Migas.

“Memberantas mafia Migas serta memperkuat dan memaksimalkan kinerja Tim Reformasi Tata kelola migas yang berada dibawah kementrian ESDM dan penegak hukum dari KPK dan kepolisian yang bersih dari korupsi, adalah tugas paling mendesak saat ini,” ungkap Himas, koordinator aksi unjuk rasa ini dalam orasi nya.

Pengunjuk rasa juga mendesak pemerintah segera membangun tiga kilang baru dengan kapasitas 200.000 barel, sehingga dapat menghemat biaya BBM hingga 50%.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca