ARB Rangkul Kawula Muda

1

aburizal-bakrieSEMARANG (Suara Karya): Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB), banyak merangkul kawula muda baik dari kalangan kampus perguruan tinggi (PT) maupun jenjang SMA sederajat.

Langkah ini sangat strategis untuk menghadapi Pemilu Legislatif serta Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang, mengingat kawula muda merupakan pemilih potensial.

Dalam kunjungannya ke Jawa Tengah pada Rabu (13/11) dan Kamis (14/11) misalnya, calon presiden yang diusung Partai Golkar ini telah mengisi kuliah umum tentang kewirausahaan di Universitas 17 Agustus 1945 Semarang. Sedang sehari kemudian, melakukan kunjungan ke SMK 2 Kota Salatiga.

Di SMK 2 Kota Salatiga, ARB yang juga dikenal sebagai pengusaha sukses itu memberikan motivasi kepada seluruh siswa, melalui ceramah umum tentang kewirausahaan. Selain siswa SMK 2, ceramah umum tersebut diikuti pula ratusan siswa dari perwakilan 16 sekolah di Kota Salatiga.

Kehadiran ARB, didampingi istri Tati Bakrie serta menantu yang juga artis terkenal Nia Ramadani. Turut pula menghadiri Wali Kota Salatiga Yuliyanto bersama Wakil Wali Kota, Muh Haris. Dalam kesempatan itu, ARB memberi kejutan, dengan menyerahkan bantuan laptop bagi beberapa siswa yang tepat pada hari itu berulang tahun.

“Sudah saatnya, anak-anak harus menguasai perkembangan teknologi informasi. Oleh sebab itulah, saya memberi laptop supaya bisa dipergunakan sebagai sarana penunjang pembelajaran,” ujarnya.

Dalam ceramah penuh motivasi itu, ARB mengingatkan, bahwa Indonesia saat ini sangat menantikan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. “Untuk bisa berkualitas, diperlukan perjuangan. Saya bisa seperti sejarang ini, lantaran banyak lika-liku yang sudah saya lalui,” tegasnya.

ARB bertutur, menjadi seorang pengusaha sukses tidak bisa datang tiba-tiba. Dirinya pernah gagal berulang kali, namun terus berupaya bangkit. Yang penting, lanjutnya, jangan takut gagal dan jangan takut pula bermimpi.

“Perlu ketahui, saya pernah gagal berwirausaha, khususnya saat krisis moneter 1998. Tapi saya tidak putus asa dan tidak pernah menyerah, sehingga akhirnya bisa bangkit menjadi besar lagi seperti sekarang,” katanya.

Kepala SMK 2 Salatiga, Hadi Sucipto, mengemukakan, ARB merupakan contoh pengusaha sukses yang diharapkan bisa menjadi motivasi para siswanya. Kebetulan, sekolah ini memiliki jurusan kewirausahaan.

Cawapres


Sementara itu Ketua Kordaprov Jatim Badan Koordinasi Pemenangan Pemilu (BKPP) DPP Partai Golkar Ridwan Hisjam menilai figur Khofifah Indar Parawansa lebih cocok untuk disandingkan dengan capres ARB dalam pemilu mendatang. Mengacu hasil pemilihan gubernur (pilgub) Jatim beberapa waktu lalu, pihaknya mengklaim figur Khofifah lebih diminati masyarakat Jatim dibanding pasangan cagub yang lain.

Menurut Ridwan Hisjam, pasangan Soekarwo-Saifulah Yusuf (Karsa) menang mutlak karena meraih 8 juta suara mengalahkan pasangan Khofifah-Herman Sumawirejda yang hanya mampu merebut 6 juta suara dalam Pilgub Jatim 29 Agustus lalu. “Tapi perolehan 8 juta suara Karsa itu diraih dari dua figur, terutama oleh Syafulah Yusuf yang memiliki basis kuat di kalangan warga Nadhliyin,” ujarnya di Surabaya, Jatim, kemarin.

Sebaliknya, dia memastikan perolehan 6 juta suara oleh Khofifah yang berpasangan dengan mantan Kapolda Jatim itu, murni diperoleh dari massanya Khofifah. Karena itulah, pihaknya mengaku lebih setuju memasangkan Khofifah sebagai kandidat cawapres dari Jawa Timur mendampingi ARB.

Di sisi lain, pihaknya sejak awal tidak yakin bisa mengusung nama Soekarwo untuk bersanding dengan ARB. Karena Soekarwo yang kini menjabat Ketua DPD Partai Demokrat Jatim itu harus patuh pada partainya sendiri.

Soekarwo yang akan melanjutkan kepemimpinan sebagai gubernur untuk periode kedua di Jatim itu, tidak mungkin melawan kebijakan partainya sendiri. “Soekarwo juga tidak ikut konvensi yang digelar Partai Demokrat, para peserta konvensi tentu akan marah kalau tiba-tiba nama Soekarwo yang muncul,” katanya.

Soekarwo sendiri mengaku keberatan dicalonkan sebagai cawapres. Dia mengaku tak mau mengecewakan masyarakat Jatim yang sudah mempercayakan kepemimpinan Jatim kepada dirinya. (Pudyo Saptono/Andira)

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca