Akhirnya Pemerintah Larang Penjualan Minuman Beralkohol di Minimarket

0
Minumal Beralkohol yang dipajang disuatu minimarket di Surabaya

Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan akhirnya mengeluarkan keputusan tegas melarang penjualan seluruh jenis minuman beralkohol di Minimarket dan toko pengecer. Larangan ini diatur melalui‎ Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 06/M-DAG/PER/1/2015 tentang pengendalian dan pengawasan terhadap pengadaan, peredaran dan penjualan minuman beralkohol.

“Sebelumnya minimarket diperbolehkan untuk menjual minuman beralkohol dengan kadar di bawah lima persen, sekarang tidak boleh menjual sama sekali,” ungkap Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel, dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (28/1).

Keputusan ini diambil pemerintah setelah mendapatkan masukan dari berbagai kalangan dan keluhan yang disampaikan masyarakat akibat penjualan minuman beralkohol di Minimarket dan toko pengecer yang banyak menimbulkan persoalan dan sering melanggar aturan yang ada.

Diantara yang dijadikan alasan pemerintah mengeluarkan peraturan ini adalah keberadaan Minimarket yang sudah ada sampai kepelosok dan masuk ke perumahan. Bahkan minimarket banyak juga yang dibangun berdekatan dengan sekolah dan tempat ibadah.‎ “Dimana jika menjual minuman beralkohol sesungguhnya sudah merupakan sebuah pelanggaran,” jelas Rachmat.

Dalam peraturan baru tersebut, pengusaha Minimarket dan toko pengecer yang masih memiliki stok minuman beralkohol diberi waktu selama 3 bulan untuk menarik minuman tersebut. Setelah tanggal 16 April 2015, seluruh Minimarket tidak boleh ada lagi memajang dan menjual minuman keras.

“Setelah lewat batas waktu tersebut, kami akan cabut izin usaha Minimarket yang masih kedapatan menjual minuman beralkohol,” tegas Rachmat.

MENARIK DIBACA

loading...

1 KOMENTAR

Tanggapan Pembaca