AKBP Anggoro : Akan Tindak Oknum Polisi Bila Ditemukan Unsur Penganiayaan

2

Tahanan Polsek Sukodono Tewas2

Sidoarjo – Kepala Polisi Resort (Kapolres) Sidoarjo, AKBP Anggoro Sukartono, berjanji akan melakukan penindakan kepada anggota Polisi jika ditemukan unsur penganiayaan dalam kasus tewasnya warga Kebon Agung Sukodono, Imron Zainuddian (27 tahun). Hal itu disampaikan Anggoro saat ikut menenangkan aksi ratusan warga yang mendatangi Mapolsek Sukodono.

“Kita akan cari (antara) tenggang waktu pada saat penangkapan sampai ke Polsek, siapa yang bawa, siapa yang melakukan, saksi-saksi, apabila ditemukan unsur penganiayaan akan kami tindak,” jelas Anggoro dihadapan awak media yang meliput unjuk rasa warga.

Sementara salah satu warga yang ikut dalam aksi unjuk rasa menyatakan bahwa korban yang tewas setelah diatahan polisi, tidak terlibat dalam kasus keributan pada Jumat (31/10) malam. Imron justru adalah pihak yang menjadi korban akibat kerusuhan pada acara dangdutan yang diadakan dilapangan desa Sukodono tersebut. Kening istri Korban terkena lemparan batu saat terjadi kerusuhan antar penonton.

Sempat terjadi kericuhan saat unjuk rasa diĀ Mapolsek Sukodo ini. Sebuah mobil truk Brimob meluncur mengarah ke kerumunan warga yang sedang berunjuk rasa. Truk tersebutĀ terlihat berusaha menabrak warga yang melakukan aksi di depan Mapolsek Sukodono. Warga dapat ditenangkan setelah Anggoro turun tangan memberikan penjelasan pada warga yang melakukan aksi.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca