Air Asia Janji Penuhi Komitmen Kompensasi 1,25 M Per Penumpang

2
Direktur Air Asia, Sunu Widiantoro

Jakarta – Pihak Air Asia menjanjikan akan berupaya memenuhi kompensasi kepada para korban kecelakaan pesawat QZ 8501 sebesar Rp. 1,25 milyar per penumpang.

Direktur Air Asia Indonesia Sunu Widiantoro menyatakan, pihaknya akan tunduk kepada Peraturan Menteri Perhubungan No. 77 tahun 2011 menyangkut kompensasi kepada korban kecelakaan pesawat yang mewajibkan maskapai penerbangan memberikan kompensasi sebesar Rp. 1,25 Milyar.

Menurutnya, sebenarnya dalam Peraturan Menteri Perhubungan tersebut tidak diatur lebih lanjut, apakah pemberian kompensasi itu diberikan oleh asuransi atau pihak maskapai penerbangan. Namun demikian, ujarnya, Air Asia akan tunduk terhadap aturan tersebut.

“Di situ tidak diatur apakah dari asuransi atau uang kita. Tapi, dinyatakan seperti itu, maskapai berkewajiban dan kita tunduk,” katanya usai melakukan rapat dengar pendapat dengan komisi V DPR di Jakarta, Selasa (13/01).

Dia menjelaskan, verifikasi dokumen membutuhkan waktu yang cukup panjang. Oleh karena itu, sambil menanti para penumpang yang belum ditemukan pihak Basarnas, Air Asia menawarkan dana bantuan sebesar Rp. 300 juta untuk membantu keluarga korban. Semua itu, lanjutnya, tergantung kepada keluarga korban, apakah akan mengambil bantuan yang ditawarkan tersebut.

Sunu menolak jika bantuan disebut sebagai upaya Air Asia untuk mencicil kompensasi sebesar Rp. 1,25 M. “Tetapi, kami memberikan penawaran, kalau sebagian dari kompensasi tersebut diambil di awal silahkan. Terserah dari keluarga korban,” tutupnya.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca