Abdurahman Wahid Center : Wonosobo, Solo dan DKI Jakarta Sudah Jalankan Tata Kelola Pemerintahan Inklusif

1
Diskusi Akhir Tahun Abdurrahman Wahid Center - UI

Jakarta – Pemerintah Daerah Kabupaten Wonosobo, Kota Solo dan Provinsi DKI Jakarta dinilai telah menjalankan tata kelola pemerintahan inklusif.

Penilaian ini terungkap dari hasil riset Abdurrahman Wahid Center – Universitas Indonesia (AWC – UI) tentang tata kelola pemerintahan inklusif di tiga daerah. Antara lain di Provinsi DKI Jakarta, Kota Surakarta dan Kabupaten Wonosobo sepanjang tahun 2014.

Hasi riset AWC – UI menyimpulkankan, baik Kabupaten Wonosobo, kota Solo maupun DKI Jakarta tidak menjalankan pelayanan yang disriminatif dan tidak membedakan kelompok minoritas atau mayoritas.

“Bupati Wonosobo telah menunjukkan kearifan untuk memberikan tempat kepada semua minoritas baik di dalam masyarakat maupun dalam pelayanan pemerintahan formal, meskipun secara hukum mungkin bertentangan dengan aturan hukum atau pusat,” kata Koordinator AWC – UI Ahmad Suaedy dalam paparannya di Jakarta, Rabu (24/12).

Sedangkan, pemda Solo dinilai telah memberikan kesamaan akses dan pelayanan formal kepada difabel dan pedagang kaki lima, sehingga mendapatkan pelayanan yang sama dengan kelompok mayoritas lain.

Adapun, pemindahan pedagang kaki lima Tanah Abang ke Blok G dan relokasi pemukim liar di sepanjang Waduk Pluit ke Rusunawa Marunda menjadi inisiatif inklusif yang dijalankan pemerintah daerah DKI Jakarta.

Kendati demikian, Suaedy memberikan catatan terhadap langkah inisiatif tiga pemerintah daerah itu. Baik pemda kota Solo, Wonosobo maupun DKI Jakarta, dianggap masih mengandalkan sosok pemimpin dibandingkan membangun sistem pemerintahan daerah yang inklusif.

“Namun, semua kasus tersebut bukan berarti dengan sendirinya telah selesai. Kelemahan tradisi ketaatan hukum dan birokrasi memaksa Bupati Wonosobo Kholik Arif menerapkan discretionary policy, kebijakan yang bertumpu pada kearifan seorang pemimpin dibanding mengedepankan sistem,” pungkasnya.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca