Memulai Bisnis Sampingan dari Rumah

0

Setiap manusia pasti memiliki kebutuhan hidup atau tujuan finansial. Kebutuhan hidup itulah yang menuntut manusia harus rela melakukan apa saja untuk memenuhi kebutuhannya agar kelangsungan hidupnya dapat terus berjalan.

Saat ini bukan lah hal yang aneh kita temui dalam sebuah rumah tangga dimana suami dan istri kedua-duanya bekerja. Tuntutan hidup dan kebutuhan ekonomi menjadi salah satu alasan. Tentunya hal ini bukanlah sebuah kondisi yang ideal karena bisa dipastikan ada hal-hal yang harus dikorbankan, misalnya perhatian penuh terhadap anak-anak dan kebersamaan keluarga.

Menjadi keinginan hampir semua pasangan dalam berumah tangga untuk terpenuhinya semua kebutuhan keluarga dan menjadi sejahtera tanpa harus mengorbankan hal-hal tersebut di atas.

Menjadi pengusaha atau memiliki bisnis sendiri merupakan salah satu solusi. Namun dalam prakteknya tentu tidak semudah membalik telapak tangan, dibutuhkan komitmen total dan kerja keras.

Sebagai sebuah upaya praktis , memulai membangun bisnis dapat kita awali dari rumah, dari apa yang kita miliki, hobi yang kita senangi dan dimulai dari SEKARANG !

Membangun bisnis dari rumah bisa dilakukan oleh istri, suami ataupun kolaborasi di antara keduanya.

Kewajiban mencari nafkah dalam sebuah keluarga dipikul oleh seorang suami. Namun tidak jarang sebuah kondisi memaksa sang istri untuk mengambil peran untuk membantu suami memenuhi kewajibannya.

Ada juga yang didorong oleh kebutuhan aktualisasi diri dari sang Istri serta keinginan untuk menjadi ISTRI yang BERDUIT dibandingkan hanya menjadi ISTRI ORANG yang BERDUIT.

Yang terpenting yang harus digarisbawahi adalah adalah adanya komunikasi dan kesepakatan bersama serta izin dari suami karena bagaimanapun memang sebenarnya kewajiban mencari nafkah adalah ada pada suami.

Tak jarang pula keinginan untuk membangun bisnis rumahan diawali dengan kebutuhan untuk memperoleh penghasilan tambahan bagi keluarga.

Apapun alasan anda dalam memulai sebuah bisnis rumahan, berikut ini adalah hal-hal yang harus anda perhatikan dalam memulai usaha :

  • Konsultasikan dan carilah dukungan dari keluarga
  • Bermimpilah untuk sesuatu yang lebih baik
  • Tentukan jenis usaha yang akan dijalankan
  • Bersikap profesional, anda harus pandai pandai mengatur waktu dan mengelola segala sesuatunya dengan baik, termasuk dalam hal keuangan.
  • Pisahkan antara keuangan keluarga dan keuangan usaha.
  • Amankan dan pastikan bahwa kebutuhan dasar keluarga anda akan tetap terpenuhi walaupun resiko yang paling buruk terjadi ( membuat Rencana Jaring Pengaman )

Ide-ide Usaha

Sebuah ide usaha bisa datang dari mana saja.

Ide usaha bisa muncul dari pengalaman, baik pengalaman buruk maupun pengalaman yang menyenangkan.

Ide usaha pun bisa muncul dari sebuah “kecelakaan” atau musibah

Ide usaha bisa kita kembangkan dari apa yang ada pada diri kita, orang2 di sekitar kita.

Ide usaha bisa dikembangkan dari sebuah hobi yang kita miliki

Yang diperlukan hanya lah kejelian menangkap sebuah peluang dan kecepatan untuk mewujudkannya.

Modal Usaha

Modal untuk usaha bisa kita dapatkan dari mana saja.

Bisa kita peroleh dari penyisihan penghasilan / tabungan kita.

Bisa kita peroleh dari pinjaman , baik dari perorangan maupun lembaga keuangan.

Bahkan bisa kita peroleh dari investor yang tertarik dengan ide usaha yang kita miliki.

Ketersediaan Modal Usaha memang penting tetapi bukanlah satu-satunya faktor penentu keberhasilan.

Bahkan kita bisa memulai sebuah usaha dengan modal capital yang minimal.

Modal Usaha tidak hanya berupa kapital, tetapi juga bisa berbentuk Kepercayaan, Keluasan Jaringan maupun Ketrampilan Unik yang anda miliki.

Manajemen Keuangan Usaha

Hal – hal berikut perlu anda perhatikan dalam pengelolaan keuangan usaha :

  • Pisahkan keuangan usaha dan keuangan rumah tangga
  • Amankan dana untuk kebutuhan dasar keluarga
  • Disiplin membuat Catatan Keuangan
  • Cash is the King, prinsip air dalam baskom

Fadjar Hutomo

Pemerhati keuangan dan bisnis personal | penikmat alam & olahraga | venture capitalist | financial planner

Latest posts by Fadjar Hutomo (see all)

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca