Ocean Underwater Robotic Club, memulai Riset ROV di ITS

11

tim ROV ITS

Jurusan Teknik Kelautan (JTK) ITS kini tidak hanya mengembangkan ilmu pengetahuan tentang struktur laut. Berkaca dari kemajuan teknologi informasi, beberapa mahasiswa JTK pun mendirikan Ocean Underwater Robotic Club (OURC). Berdiri pada tahun 2008, klub ini dibuat untuk melanjutkan beberapa riset mengenai pengembangan Remotely Operated Vehicle (ROV) di ITS.

[ads2][ads1]

Achbar Rahawarin, salah satu alumni JTK ITS mengatakan pendirian klub ini berawal dari keingintahuannya mengenai seluk beluk ROV. Setelah bergabung menjadi anggota Laboratorium Riset Operasi dan Perancangan (Lab Opres) pada tahun 2006, Achbar mulai tertarik untuk meneliti ROV secara sederhana. ”Karena bahan yang digunakan untuk membuat ROV tergolong mahal, akhirnya saya memilih untuk membuat prototype ROV yang sederhana saja,” ungkapnya.

Berbekal bimbingan dari Ir Murdjito MSc Eng, Kepala Lab Opres, ia pun berhasil membuat ROV pertama dengan tipe Seafox. Tak disangka, penelitian yang dilakukan Achbar ini lambat laun menarik perhatian mahasiswa lain yang juga ingin mengembangkan ROV. “Melihat hal ini akhirnya saya diminta oleh Pak Murdjito untuk membuat klub agar ada regenerasi untuk penelitian selanjutnya,” jelas Achbar.

Lebih lanjut, Achbar turut memaparkan setelah genap satu tahun berdiri, klub ini pun mengadakan kompetisi ROV tingkat SMA di Surabaya untuk pertama kalinya. Tak ayal, kompetisi ini akhirnya dilebur ke dalam rangkaian kegiatan bertajuk Ocean Engineering Competition and Exhibition (Oceano) yang merupakan acara tahunan JTK ITS. “Ke depan kami berharap ini bisa menjadi trade mark bagi reputasi JTK ITS,” tutur Achbar.

Selain itu, pihaknya pun mengaku telah menjalani lima proyek ROV yang hingga sekarang tengah dikembangkan oleh OURC. Proyek ROV pertama dan kedua meneliti tentang kestabilan ROV ketika bergerak di dalam air. Sementara proyek ketiga hingga kelima meneliti mengenai pengontrolan listrik, penambahan lampu dan peletakan propeler ROV. ”Proyek-proyek ini terus dikembangkan untuk mendapatkan ROV yang semakin stabil,” ujarnya.

Di akhir, Achbar berharap mahasiswa lainnya dapat turut andil dalam mengembangkan ROV hingga menjadi salah satu ikon JTK ITS di tingkat internasional. “Setelah mendapati ROV yang sesuai standar, harapannya kami bisa mengikuti MATE Competition,” tutupnya.

sumber : https://www.its.ac.id/berita/13001/en

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca