Menyandang Status PTN Berbadan Hukum, ITS Siap Raih Akreditasi Internasional

10
Rektor ITS, Prof Dr Ir Tri Yogi DEA menerima Penghargaan Inklusif Education Award, pada 3 Desember 2014.

Surabaya – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya telah resmi menyandang status Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Berbadan Hukum (BH) sejak 17 Oktober 2014. Sebelumnya ITS adalah PTN dengan status BLU (Badan Layanan Umum).

Prestasi ITS dibidang mutu seperti Akreditasi institusi, program studi dan Internasionalisasi merupakan peringkat 4 terbaik se Indonesia, demikian juga dalam tata kelola, ITS menempati posisi kelima. Prestasi inilah yang kemudian mengantarkan ITS berhak menyandang status PTN-BH.

Setelah menyandang status PTN-BH saat ini ITS sedang mempersiapkan diri menjadi perguruan tingggi Terakreditasi Internasional. Prestasi yang sudah dicapai ITS baik ditingkat Nasional maupun Internasional telah menjadi modal bagi ITS untuk menjadi Perguruan Tinggi berakreditasi Internasional.

“ITS kini telah siap untuk memasuki era menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) dan siap untuk mendapatkan akreditasi tingkat internasional,” tulis Humas ITS, Indah Tri Sukmawati, dalam rilis yang diterima redaksi fren247 pagi ini, Selasa (3/2).

Untuk mencapai tujuan tersebut  ITS telah membuat pengukuran kinerja terstruktur untuk menuju Universitas Riset Bereputasi Internasional (URBI). Pengukuran dilakukan untuk periode tahun 2011 hingga tahun 2019. Hingga akhir tahun 2014, ternyata ITS telah berhasil melampaui target yang ditetapkan yang seharusnya baru dicapai tahun 2019.

Diantara pencapaian yang melampaui target adalah jumlah kerjasama riset dan pengabdian pada masyarakat (PPM) dengan dunia industri. Dimana pada tahun 2014 telah tercapai 446 kerjasama dengan Industri. Padahal target yang ditetapkan sebanyak 350 kerjasama untuk pencapaian tahun 2019.

Nilai kerjasama riset dan PPM dengan kalangan industri juga melampaui target yang ditetapkan. “Telah mencapai Rp 152 miliar, melebihi target 2019 sebesar Rp 100,6 miliar,” ungkap Indah.

Selain itu, jumlah artikel yang berhasil dicatatkan ITS di jurnal internasional hingga 2014 telah mencapai 239 artikel, meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai 224 artikel.

Dengan pencapaian kinerja tersebut, saat ini ITS siap untuk mendapatkan akreditasi taraf internasional.

Dalam waktu dekat ini, ITS akan mendapat visitasi dari ASEAN University Network (AUN), sebuah asosiasi universitas-universitas terkemuka di kawasan ASEAN. Visitasi ini untuk memberikan penilaian terhadap kualitas kampus ITS terkait rencana pemberian sertifikasi AUN terhadap ITS, sehingga nantinya ITS bisa disetarakan dengan universitas-universitas terkemuka berkualitas terbaik di kawasan ASEAN.

Untuk itu pula, Rektor ITS Prof Dr Ir Tri Yogi DEA di akhir kepemimpinannya pada tahun 2015 ini, mengharapkan bisa melimpahkan amanah kepada Rektor ITS terpilih berikutnya untuk melanjutkan prestasi-prestasi yang telah dirintis selama ini dan dharapkan pula bisa lebih meningkatkan prestasi tersebut lebih baik lagi ke depannya.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca