Menko Kemaritiman Mengajak Ahli-Ahli Dari ITS Membantu Program Pemerintah

6
Menko Kemaritiman Dr. Ir. Dwisuryo Indroyono Soesilo, M.Sc. dalam kunjungan ke ITS, Senin (5/1)

Surabaya – Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman Republik Indonesia, Dr. Ir. Dwisuryo Indroyono Soesilo, M.Sc. mengajak tenaga ahli dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya untuk ikut aktif dalam membantu mewujudkan program pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal ini disampaikan Indroyono saat menjadi pembicara dalam kuliah umum yang diadakan ITS pada hari Senin (5/1) di Kampus ITS Sukolilo, Surabaya. Dukungan dari ITS ini diharapkan terutama terkait dengan program Presiden Jokowi yang ingin mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.

“ITS kan kampus maritim. Untuk itulah saya menaruh kepercayaan yang besar pada kampus ini,” ungkap Indroyo yang baru kali pertama datang ke kampus di Indonesia sejak diangkat sebagai Menteri.

Ia juga menjelaskan 4 agenda besar untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Keempat agenda itu adalah kedaulatan maritim, sumberdaya alam dan jasa, infrastruktur maritim, serta sumberdaya manusia dan budaya maritim. “Untuk itu, saya minta para ahli desain dan rekayasa kapal serta ahli integrasi radar dari ITS untuk memajukan program kemaritiman dengan empat agenda besar itu,” harapnya.

Indroyono yang juga merupakan Menko bidang Kemaritiman kedua sejak Indonesia merdeka, setelah Ali Sadikin pada tahun 1966, sangat berharap ahli-ahli dari ITS dapat terlibat aktif dalam membantu berbagai program pemerintah dibidang kemaritiman. Diantara nya adalah program pembangunan Marina yang akan dilakukan besar-besaran di Indonesia dalam rangka mendukung Pariwisata Bahari.

“Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 180 tahun 2014 mengenai izin masuk Cruise Ship, Sailing Boats, Yachts, Super Yacht. Dengan Peraturan ini, izin masuk kapal-kapal tersebut lebih mudah, dengan cara ini diharapkan turis banyak berkunjung,” jelas nya.

Selain itu, dalam proyek energi Listrik Indonesia kedepan, pemerintah akan melibatkan ITS. “Pada Kamis tanggal 8 Januari besok, kami akan mengadakan rapat terkait listrik. Lewat rapat ini kami akan membahas rencana pembangunan listrik sebesar 35 ribu megawatt, dan ITS memang harus hadir,” ungkap Indroyono terkait rapat di kementerian yang di koordinasinya.

Sementara itu Prof Ir Eko Budi Djatmiko MSc PhD, Dekan Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) ITS sebagai ketua Tim Poros Maritim ITS menjelaskan tentang visi dan berbagai program Kemaritiman yang sudah dilakukan ITS.

“Indonesia sudah ditakdirkan sebagai negara Maritim, ini bisa dilihat dengan kondisi wilayah Indonesia yang terdiri dari berbagai pulau,” jelas Eko Budi, yang juga merupakan salah satu calon rektor ITS periode 2015-2019.

Dalam acara kuliah tamu yang dihadiri oleh Mahasiswa dan Dosen ITS ini, Menko Kemaritiman juga sempat berkeliling melihat berbagai hasil karya Mahasiswa dan Dosen ITS yang dipamerkan.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca