Mendikbud: Mahasiswa Harus Akrab Teknologi

0

[ads1]

Mobil SUryaJAKARTA – Gelaran Indonesia Energy Marathon Challenge (IEMC) besutan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kali kedua ternyata mendapat apresiasi dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh. Dia menilai, kegiatan tersebut memberikan banyak manfaat bagi para civitas academica.

Dalam kunjungannya ke ITS kemarin, M Nuh mengungkap empat keutamaan ajang IEMC. Pertama, acara ini dapat menjadi media untuk mengakrabkan dunia teknologi kepada mahasiswa Indonesia.

“Lewat IEMC mahasiswa mampu terjun secara langsung dalam pengaplikasian ilmu-ilmu mereka yang didapat pada saat kuliah,” tutur M Nuh, seperti dikutip dari ITS Online, Senin (18/11/2013).

[ads2]Keutamaan kedua, lanjutnya, adalah menyangkut nilai desain yang berkesinambungan dengan aplikasi teknis praktis dalam perancangan sebuah mobil. Sebab, seorang engineer tidak cukup hanya dengan mendesain, tapi mereka harus mampu merealisasikannya.

“Meski mobil-mobil mini ini kelihatan sederhana, tapi saya yakin saya sendiri juga belum tentu bisa membuat mobil seperti mereka,” ungkap alumnus mahasiswa Teknik Elektro ITS itu.

Mantan Rektor ITS itu menyebut, keunggulan lain yang diperoleh melalui acara itu ialah sebagai bagian dari komunikasi keilmuan antar universitas. “Memang komunikasi yang terjalin tidak dilakukan secara langsung melainkan berupa rasa keingintahuan peserta terhadap mobil yang lebih unggul,” jelas M Nuh.

Komunikasi keilmuan tersebut diyakini Nuh dapat memicu kompetisi tetapi memberikan dampak positif. “Dengan begitu kita mampu mengukur daya saing Indonesia sebelum berlaga di kancah internasional. Terakhir, pelaksanaan lomba mobil irit nasional ini mampu melatih softskill mahasiswa,” tutupnya.(ade)

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca