BEM ITS Akan Tuntut Pemilihan Ulang Jika Ditemukan Kecurangan dan Kesalahan Prosedur Pemilihan Rektor ITS

1
Imran Ibnu Fajri Presiden BEM ITS 2014-2015

Surabaya – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, akan mengawal seluruh tahapan dalam pemilihan Rektor ITS yang akan berlangsung dari 29 Oktober2014 sampai dengan hari pengumuman Rektor terpilih pada 13 April 2015. BEM ITS tidak hanya mengamati jadwal yang sudah ditetapkan tapi juga melakukan kajian atas berbagai aspek dalam pemilihan Rektor ITS seperti aspek landasan hukum.

“Guna mengawal agar proses pemilihan calon Rektor betul betul berjalan dengan baik dan lancar tanpa cacat, maka BEM ITS membuat Kajian Khusus yang langsung dipegang oleh Kemenetrian Koordinator Komunikasi Internal Kampus,” ujar Imran Ibnu Fajri, Presiden BEM ITS, kepada reporter Fren247, pada Kamis (11/12) di Kampus ITS.

Ia juga menjelaskan, kajian yang dilakukan oleh BEM ITS tidak hanya dilakukan oleh Mahasiswa namun juga menggandeng dosen senior dan juga pakar hukum untuk mengkaji aspek legalitas pemilihan Rektor ITS.

“Pihak BEM ITS juga akan menerima hasil kajian dari pihak Fakultas maupun Jurusan yang berada dilingkungan ITS, sehingga hasil kajian bisa menjadi lebih sempurna,” jelas Ridho, Menteri Kabinet BEM ITS, kepada reporter Fren247. Kamis (11/12).

BEM ITS akan tegas bersikap dari hasil kajian yang mereka lakukan terhadap seluruh proses dan aspek legalitas pemilihan Rektor ITS. “Apabila dalam proses pengawalan dan kajian yang dilakukan BEM ITS, terdapat kecurangan atau kesalahan prosedur, maka pihak BEM ITS tidak akan segan-segan untuk menuntut supaya ada pemilihan ulang nantinya,” ungkap Ridho.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca