Tim Advokasi Jakarta Baru : Jokowi Ingkar dan Lari dari Tugas

0

BirEyyHCQAEM2Tk

Jakarta – Habiburokhman, Koordinator Tim Advokasi Jakarta Baru salah satu barisan pendukung Jokowi dalam pilkada DKI 2012 berencana akan melayangkan gugatan Class Action kepada Jokowi. Gugatan Class action itu dilakukan karena Jokowi dipandang telah mengingkari janji saat kampanye dan akan meninggalkan tugasnya sebagai Gubernur Jakarta periode 2012-2017 karena maju sebagai Capres PDI-P pada Pilpress 2014.

[ads2][ads1]

Tim Advokasi Jakarta Baru adalah sekumpulan advokat yang secara sukarela melakukan banyak aktivitas advokasi membela kepentingan pasangan Jokowi – Ahok pada saat Pilgub DKI tahun 2012.

Aktivitas advokasi tersebut antara lain mengajukan gugatan Class Action kepada KPU DKI terkait Daftar Pemilih Tetap yang bermasalah, melaporkan berbagai dugaan pelanggaran kampanye pasangan Foke – Nara ke Panwaslu DKI, melaporkan Ketua Panwaslu DKI yang dianggap tidak netral ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

“Kami melakukan aktivitas advokasi itu dengan harapan Jokowi bisa terpilih sebagai Gubernur dan bisa menyelesaikan permasalahan DKI Jakarta yang merupakan Ibu kota negara,” ujar Koordinator Tim Advokasi Jakarta Baru, Habiburokhman dalam rilisnya kepada redaksi merdeka.com, Sabtu (15/3).

“Karena itu sangatlah tidak patut jika setelah terpilih sebagai Gubernur, Jokowi justru meninggalkan tugasnya di tengah jalan,” ujar Habiburokhman.

Dengan siapnya Jokowi maju sebagai capres 2014 di saat baru menjabat sekitar 1,5 tahun, Jokowi telah mengabaikan janji-janjinya kepada rakyat Jakarta yang telah menjatuhkan pilihan kepada Jokowi.

Pasal yang diajukan adalah perbuatan melawan hukum khususnya perbuatan melanggar azas kepatutan sebagaimana diatur Pasal 1365 Kitab Undang-undang Hukum Perdata (KUH Perdata) dan juga melanggar Pasal 110 ayat (2) UU Nomor 32 Tahun 2003 terkait masa jabatan Kepala Daerah.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca