Suap Alih Fungsi Hutan Menjerat Annas Maamun

0
Gubernur Riau 2014-2019, Annas Maamun
Gubernur Riau 2014-2019, Annas Maamun
Gubernur Riau 2014-2019, Annas Maamun

Jakarta – Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK), jumat (26/9), telah menetapkan Annas Maamun (AM), Geburnur Riau periode 2014-2019, sebagai tersangka kasus suap. Annas ditetapkan sebagai tersangka setelah melalui pemeriksaan intensif penyidik KPK yang melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Cibubur – Jakarta Timur, kamis (25/9).

Kasus suap yang menjerat Annas ini terkait dengan alih fungsi hutan di Riau. Annas menerima suap dari seorang pengusaha kelapa sawit, Gulat Manurung (GM), untuk merubah peruntukan Kawasan Hutan Industri (HTI) menjadi Kawasan Hutan untuk peruntukan lainnya (HPL).

“Pemberian dilakukan GM berkaitan dengan proses alih fungsi hutan. GM mempunyai kebun kelapa sawit seluas 140 hektar yang masuk dalam kawasan Hutan Kawasan Industri (HTI), yang bersangkutan ingin dikeluarkan dan masuk ke dalam APL (Area Peruntukan Lainnya),” jelas Samad di gedung KPK, Jumat (26/9)

Untuk memuluskan rencana alih fungsi hutan tersebut, Gulat Manurung memberikan uang pelicin kepada Annas Maamun. Penyerahan uang pelicin ini dilakukan di sebuah kawasan perumahan di Cibubur Jakarta Timur, kamis (25/6). Saat penyerahan uang pelicin inilah penyidik KPK melakukan penangkapan.

Dalam OTT ini didapat barang bukti berupa uang sebanyak 150 ribu dolar Singapura dan Rp500 juta, bila dijumlahkan total uangnya adalah sekitar Rp2 miliar.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca