Sikap Jusuf Kalla Bisa Membuat Presiden Dijatuhkan

64
Rieke Diah Pitaloka dalam sebuah konfrensi pers

Jakarta – Rieke Diah Pitaloka, Ketua Pansus Hak Angket Pelindo II menyayangkan komentar Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) terkait rekomendasi Pansus Angket DPR RI tentang Pelindo II. Wapres JK dalam suatu kesempatan wawancara dengan media mengatakan rekomendasi Pansus tersebut hanya sekedar saran politik yang tidak wajib ditindak lanjuti.

Rieke yang juga politikus dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengkhawatirkan JK sedang membangun opini keliru tentang rekomendasi Pansus Angket Pelindo II. “Saya bukan menuduh, hanya pikiran selintas saja jangan-jangan Pak JK sedang mendorong terbentuknya opini Pansus Pelindo bukan Pansus Angket. Dan berharap Presiden percaya,” ujar Rieke.

“Dalam Tatib DPR RI, yang merupakan turunan UU MD3, ketika rekomendasi Pansus Angket telah disepakati DPR dalam paripurna tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, maka cukup 25 orang anggota DPR RI saja bisa mengusulkan hak menyatakan pendapat,” jelas Rieke.

Rieke menjelaskan, bila anggota DPR mengajukan hak menyatakan pendapat maka bisa berujung pada impeachment pada Presiden Jokowi.  “Setelah Hak Menyatakan Pendapat digulirkan, diambil keputusan di paripurna, diajukan kepada MK, maka dapat berujung pada impeachment terhadap Presiden,” tegasnya.

“Kalau Joko Widodo, diberhentikan dari jabatannya, yang menggantikan jadi Presiden siapa ya? Silakan rakyat Indonesia menjawabnya, saya yakin rakyat sudah cerdas,” tutup Rieke.

MENARIK DIBACA

loading...

TINGGALKAN TANGGAPAN

Sila masukan komentar anda
Silahkan masukan nama disini