Polri Tampik Penyidikan Bambang Widjojanto Dilakukan Untuk Posisi Tawar

2
Diskusi Polemik Sindo Radio

Jakarta – Kadiv Humas Mabes Polri Irjend Pol. Ronny F. Sompie menepis penyidikan yang dilakukan oleh Polri terhadap Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto ditujukan untuk memperkuat posisi tawar tertentu.

Dia menyayangkan, terlanjur muncul persepsi seolah-olah ada hal tertentu yang diinginkan Polri saat memeriksa Bambang Widjojanto. Padahal, menurutnya, dalam melakukan setiap penyidikan, ada pertanggungjawaban hukum Polri terhadap publik.

“Kita tidak ingin mengaitkan kasus ini dengan bergaining. Laporan yang masuk, betul-betul kita jembatani, kita tindaklanjuti,” katanya dalam diskusi Polemik Sindo Radio di Warung Daun Cikini di Jakarta, Sabtu (24/01).

Dia memaparkan, penyidikan terhadap Bambang Widjojanto adalah murni penegakan hukum. Bahkan, lanjutnya, dirinya menanyakan langsung ke Kabareskrim mengenai hal tersebut dan dijelaskan bahwa penyidikan sudah sesuai dengan prosedur.

Ronny menambahkan, yang dilakukan Polri sejauh ini sudah proporsional dan akan diuji di pengadilan. Selain itu, penanganan kasus Bambang Widjojanto bukanlah persoalan institusi, melainkan perorangan. “Penanganan kasus ini, bukan Pak BW selaku pimpinan KPK,” tutupnya.

Seperti diketahu, Jumat kemarin Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto ditangkap oleh Bareskrim Mabes Polri untuk diperiksa setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan rekayasa kesaksian palsu dalam sidang sengketa Pilkada Kotawaringin Barat. Jumat malam, Mabes Polri menahan Bambang Widjojanto, namun pada Sabtu dinihari akhirnya melepaskan Bambang Widjojanto.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menetapkan calon tunggal Kapolri KomJen Pol. Budi Gunawan sebagai tersangka. Penetapan tersangka ini dilakukan sebelum pelaksanaan fit dan proper test terhadap Budi Gunawan di DPR. Presiden Joko Widodo akhirnya menunda pelantikan Budi Gunawan sebagai Kapolri dan menunjuk Wakapolri Badrodin Haiti sebagai Pelaksana tugas Kapolri.

MENARIK DIBACA

loading...

1 KOMENTAR

Tanggapan Pembaca