PDIP Pertanyakan Motif Cekal Bambang DH

0

[ads1]Bambang_DH

Wakil Sekjen PDI Perjuangan, Eriko Sotarduga, mengaku prihatin dengan penetapan Bambang DH sebagai tersangka sekaligus dicekal oleh penyidik Subdit Tindak Pidana Korupsi Ditreskrimsus Polda Jawa Timur.

Pencekalan terhadap Bambang DH terhitung mulai Kamis (28/11), setelah ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana Jasa Pungut (Japung). Mantan Wali Kota Surabaya itu dianggap telah menyalahgunakan jabatan saat menjabat Wali Kota Surabaya pada 2007 dalam kasus tersebut.

“Tentunya kami sangat prihatin dengan apa yang terjadi ke Mas Bambang DH. Tentunya partai akan meminta Tim Hukum untuk mendampingi beliau sesuai azas praduga tak bersalah,” kata Erika saat dihubungi, Kamis (28/11).

Menurutnya, salah satu hal penting yang diamati PDIP dalam penetapan status tersangka dan pencekalan terhadap Bambang, adalah situasi politik menjelang Pemilu 2014.

“Menjelang tahun politik, perlu kita amati seksama dan evaluasi secara obyektif apa-apa yang sesungguhnya terjadi dalam kasus mas Bambang DH ini,” kata dia.

Dikatakan dia, jasa pungut tidak hanya berlaku pada Pemerintah Kota Surabaya, melainkan seluruh pemerintah daerah. Di sisi lain, apa yang dilakukan Bambang sudah cukup lama yakni tahun 2007. Namun diungkit kembali menjelang tahun politik 2014.

“Kenapa baru sekarang dinaikkan, sekali lagi tentunya Tim Hukum nanti akan mempelajari dan akan memberikan masukan untuk nanti menentukan langkah-langkah yang akan diambil,” kata dia. (*)

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca