Meski Berstatus Tersangka, Komisi III Tetap Fit Dan Proper Test KomJen Pol Budi Gunawan

2
Ketua Komisi III, Azis Syamsudin

Jakarta – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat tetap berniat melakukan fit dan proper test kepada calon Kapolri Komisaris Jendral (Komjen) Pol. Budi Gunawan, meskipun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan calon tunggal yang diajukan oleh Presiden Joko Widodo kepada DPR tersebut sebagai tersangka.

Ketua Komisi III DPR Azis Syamsudin mengungkapkan, 9 dari 10 fraksi di komisi III tetap berkeinginan agar fit dan proper test tetap dilanjutkan, di samping tetap melakukan kunjungan ke kediaman calon Kapolri Budi Gunawan sesuai dengan jadwal yang telah dibuat oleh DPR.

“Dan besok pukul 9 pagi dilakukan fit dan proper di komisi 3 untuk diambil keputusannya setelah dilakukan fit n proper itu,” katanya usai melakukan rapat pleno dengan komisi III di komplek parlemen di Jakarta, Selasa (13/01).

Hasil fit dan proper test, lanjutnya, akan tetap dibawa ke rapat paripurna DPR. Rapat pleno komisi III telah menyepakati hasil fit dan proper test akan diparipurnakan pada tanggal 15 Januari mendatang.

Dia menjelaskan, ada beberapa pertimbangan sehingga rapat pleno komisi 3 memutuskan tetap melangsungkan fit dan proper test kepada KomJen Pol. Budi Gunawan. Namun, karena rapat pleno komisi 3 bersifat tertutup, dia menganggap tidak etis bagi dirinya sebagai pimpinan Komisi III untuk menyampaikan hal tersebut.

“Saya sebagai Ketua Komisi menjaga etika dan tata tertib. Karena itu sifatnya tertutup saya harus tutup di sini,” tandas politisi partai Golkar itu.

Azis menambahkan, nantinya Komisi III juga akan mendengarkan penjelasan KPK untuk memberikan masukan mengenai pencalonan Komjen Pol. Budi Gunawan sebagai calon Kapolri. “Dan, ini ada masukan juga dari KPK nanti kita akan lihat. Nanti dalam rapat kerja, RDP dengan KPK kita akan tanyakan,” tutupnya.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca