Menyalahgunakan Wewenang Walikota Surabaya Risma dilaporkan ke Polda Jatim

0

Risma dan Polisi

Surabaya – Walikota Surabaya, Tri Rismaharini (Risma) kali ini harus berurusan dengan Polisi karena dilaporkan warganya ke Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur. Risma dilaporkan oleh warga karena sudah menyalahgunakan wewenang dan kekuasaannya sebagai Walikota Surabaya.

[ads2][ads1]

“Bu Risma (Wali Kota Surabaya) berstatus terlapor. Saat ini polisi sedang melakukan penyidikan kasus tersebut,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Awi Setiyono saat dikonfirmasi, Selasa (15/4/2014).

Menurut Awi, Risma dilaporkan sesuai laporan nomor LP/604/V/2013/SPKT tertanggal 7 Mei 2013, oleh warga Tanjungsari telah melanggar pasal 421 KUHP tentang penyalahgunaan kekuasaan. Warga melaporkan Risma karena sebagai walikota dengan kekuasaan dan kewenangan yang dimilikinya telah mengabaikan kepemilikan warga atas tanah di Jl. Tanjungsari Surabaya.

Arwi menjelaskan bahwa kasus ini bermula pada zaman Walikota masih dijabat oleh Bambang Dwi Hartono pada tahun 2005. Kasus ini merupakan sengketa antara PT Darmo Satelit Town (PT Darmo Land) yang menggugat Pemkot Surabaya masa itu ke PTUN soal dibatalkannya Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) milik PT. Darmo Land . Kasus ini bergulir hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung dan kasasi telah diputus tahun 2006 dan dimenangkan oleh Pemkot Surabaya.

Dengan keluarnya Keputusan Kasasi MA tahun 2006 tersebut maka Surat Keputusan Walikota yang membatalkan HGB yang di miliki PT Darmo Satelit Town (PT Darmo Land) berkekuatan hukum tetap. Warga semestinya sudah dapat meguasai lahannya kembali, tapi hingga era walikota Risma, keputusan Kasasi tersebut tidak pernah dijalankan oleh Pemkot menurut laporan warga.

Baca juga : Kasus Tanah Tanjungsari – Surabaya

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca