Terjerat Kasus Korupsi, Pencalegan Bambang DH Terancam Dicoret

1

Penetapan tersangka atas mantan Cagub Jatim,Bambang DH oleh penyidik Polda Jatim langsung direaksi oleh DPD PDIP Jatim. Rencananya jika sudah penetapan dan putusan hukum tetap, Pencalegan Bambang DH akan dicoret oleh DPD PDIP.

Sekretaris DPD PDIP Jatim Kusnadi, saat dikonfirmasi, Kamis (28/11/2013) mengatakan bahwa saat ini DPD PDIP Jatim masih menunggu proses hukum yang akan dihadapi oleh Bambang DH.

“Kalau masih jadi tersangka kami belum bisa mencoretnya,”ungkap mantan dosen Untag Surabaya ini.

Terpisah, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur, Agus Mahfud Fauzi mengatakan, pihaknya tidak segan untuk mencoret Bambang DH (sapaan akrab Bambang Dwi Hartono) dari daftar caleg bila akhirnya terbukti dijatuhi pidana oleh pengadilan.

Alasannya menurut Agus, caleg yang dijatuhi pidana itu melanggar ketentuan pasal 12 huruf g undang-undang nomor 8 tahun 2012 dan pasal 4 huruf g Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2013.

“Kita tunggu saja bagaimana putusan pengadilan nanti, jika ia dipidana jelas pencalegannya bisa dibatalkan,” ujarnya.

Menurutnya, KPU saat ini masih berpegang pada asas praduga tidak bersalah terhadap para caleg yang tersangkut kasus hukum meski sudah resmi jadi tersangka, sehingga selama belum ada putusan dari pengadilan, KPU masih membolehkan Bambang terpasang dalam DCT, kecuali jika ada kehendak partai untuk menariknya.

“Jika partai politiknya memutuskan calon tersebut perlu ditarik dan ada pengunduran dirinya, KPU bisa mencoret dari daftar caleg,” jelasnya.

Bila pun akhirnya mantan calon gubernur Jawa Timur 2013 itu memenangkan satu kursi di DPRD Jatim nanti. Sementara ia akhirnya dijatuhi pidana oleh pengadilan, menurut Agus, perolehan suaranya pun bisa dibatalkan.

Seperti diketahui, Bambang DH ditetapkan Polda Jatim jadi tersangka. Setelah  tiga pejabat Pemkot Surabaya, yaitu Sekkota Sukamto Hadi, Asisten II, Muhlas Udin dan Kabag Keuangan Pemprop Jatim, Poerwito.

Setelah ketiga tersangka dari unsur Pemkot Surabaya merasakan bui di Rutan Medaeng, kini giliran mantan Walikota Surabaya dan Wawali kota Surabaya, Bambang DH.

Sebelumnya, mantan Wakil Ketua DPRD Surabaya, Musyafak Rouf sudah menjalani hukuman penjara selama tiga Penetapan itu setelah mendengarkan keterangan saksi ahli dari akademisi dari beberapa kampus antara lain Unibraw, Atma Jaya dan UGM. Begitu juga dari BPK untuk menghitung kerugian negara akibat tindak pidana tersebut. [Yud] –

sumber : http://city.seruu.com/read/2013/11/28/193085/terjerat-kasus-korupsi-pencalegan-bambang-dh-terancam-dicoret

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca