Nazaruddin Bisa Diperiksa Terkait Korupsi Lab Farmasi di USU Medan

2
Anas Urbaningrum ditahan KPK

Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan bahwa pemeriksaan terhadap Muhammad Nazaruddin dapat dilakukan untuk mendukung proses persidangan kasus dugaan korupsi proyek pengadaan peralatan farmasi di Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara (USU) tahun 2010.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Tony Tubagus Spontana, menyikapi informasi yang muncul dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Medan pada Senin (22/12) lalu. “Tentang pemeriksaan terhadap Nazar, saya kira sangat relevan (dilakukan penyidik Kejagung),” jelas Tony, Senin (5/1).

Dalam persidangan Jaksa Penuntu Umum (JPU) Netty Silaen, mengungkap bahwa dalam proses tender pengadaan, terdakwa Abdul Hadi sempat bertemu Muhammad Nazaruddin yang saat itu menjabat  Bendahara Umum Partai Demokrat. Selain itu, perusahaan Nazar, yakni PT Anugerah Nusantara Permai Group, juga ikut tender dalam proyek tersebut. Pertemuan dilakukan untuk menentukan siapa pemenang tender.

Mengenai kapan waktu Nazaruddin akan diperiksa kejaksaan masih menunggu petunjuk dari penyidik. “Saya masih harus mengeceknya terlebih dahulu. Selain itu juga kita harus melihat urgensinya terlebih dahulu,” jelas nya.

Persidangan lanjutan kasus dugaan korupsi proyek pengadaan peralatan farmasi di Fakultas Farmasi tersebut hari ini, Rabu (7/1), kembali digelar di pengadilan Tipikor Medan.

Sebagaimana diketahui kasus Korupsi yang dilakukan oleh Nazaruddin melalui Group usahanya, PT Anugerah Nusantara Permai Group, telah lama diendus dan dibongkar oleh KPK maupun kejaksaan Agung. Ditemukan karupsi yang tersebar diberbagai proyek pemerintah di berbagai daerah dan berbagai Kementerian.

Sebut saja di Kementerian Pemuda dan Olah Raga berupa kasus korupsi mega proyek Hambalang yang akhirnya menyeret mantan ketua umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan Menteri Pemuda dan Olah Raga, Andi Alfian Mallarangeng.

Tidak hanya di Kementerian Pemuda dan Olah Raga, di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pun jejak dugaan korupsi yang dilakukan Nazaruddin terendus oleh KPK dan Kejaksaan Agung. Ada beberapa kasus yang sudah di vonis seperti yang menimpan Angelina Sondakh. Namun tidak sedikit yang hingga kini masih dalam tahap persidangan bahkan ada beberapa yang masih tahap penyelidikan seperti beberapa kasus dugaan Korupsi di Proyek Kemendikbud di beberapa PTN di Surabaya, Jawa Timur.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca