Kepala Puskamnas Sebut Ada Pelanggaran Oknum Polri-TNI Yang Tidak Diungkap

0
Kepala Puskamnas Hermawan Sulistyo

Jakarta – Kepala Pusat Kajian Keamanan Nasional (Puskamnas) Hermawan Sulistyo mengatakan bahwa pada tahun 2014 telah terjadi 100 pelanggaran yang dilakukan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dalam satu tahun ini pun ada 100 kali penanganannya.

“Saya punya data dari tahun 1997 sampai sekarang‎. Tahun ini msalnya 100 kali pelanggaran, dalam satu tahun ada 100 kali penanganannya berapa persen,” katanya usai acara Diskusi Publik bertema Launching Pusat Kajian Keamanan Nasional dan Seminar Keamanan Nasional di Graha Purna Wira, Jakarta, Senin (8/12).

Pria yang akrab disapa Kiki ini melanjutkan bahwa ada pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oknum Polri dan TNI namun tidak diungkap kepada masyarakat. Dia menilai bahwa pelanggaran yang dilakukan selalu meningkat tiap tahunnya namun aparat keamanan tidak transparan membuka data tersebut.

“Kalau tahun depan 200 kali pelanggaran apakah 200 pelanggaran itu meningkat? Apa temuannya bila meningkat? Sebetulnya yang 100 tadi mungkin 300 tapi yang diungkap 100, itu ada datanya di polisi, ada semua,”‎ ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan bahwa berdasarkan data yang dihimpun Polri, trend perlakuan tidak baik yang dilakukan oknum Polri semakin menurun. Namun, bagi oknum itu akan ditindak dengan mempertimbangkan asas keadilan.

“Data Polri, trend turun makin turun. Bagus, tinggal yang melakukan itu diproses scara ketentuan yang ada, biar ada rasa keadilan,” katanya usai menghadiri acara Diskusi Publik bertema Launching Pusat Kajian Keamanan Nasional dan Seminar Keamanan Nasional di Graha Purna Wira, Jakarta, Senin (8/12).

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca