Kawal Terpidana Mati Bali Nine, Pangdam Udayana Siapkan Mesin Perang

2
Meyjen Torry Djohar Banguntoro, Pangdam IX Udayana

Kupang – Jelang eksekusi dua mati anggota Bali Nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, warga negara Australia, Pangdam IX/Udayana, Mayor Jenderal TNI Torry Djohar Banguntoro, mengaku menyiapkan pesawat Sukhoi SU-30MKI untuk mengawal kedua anggota Bali Nine menuju Nusakambangan, Cilacap Jawa Tengah.

Menurut Torry Djohar, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran akan di berangkatkan ke Nusakambangan menggunakan pesawat komersil yang disewa khusus, tetapi saat di udara akan terus dilakukan pengawalan dengan mensiagakan pesawat Sukhoi SU-30MKI yang diterbangkan dari Lapangan Udara Sultan Hasanuddin Makassar menuju lapangan base Ops Lanud Ngurah Rai.

“Kita sudah matang mempersiapkan pengamanan, baik itu jelang pemindahan dua terpidana mati maupun sampai dengan selesai eksekusi nanti. Udara, laut dan darat sudah kita siapkan. Jika ingin berperang, mari,” kata Djohar sembari berkelakar.

Selain pasukan udara yang menggunakan pesawat Sukhoi SU-30MKI, dirinya juga telah menyiapkan pasukan satuan Rider dan satuan Cavaleri untuk dikirim ke Nusakambangan guna mengawal menjelang eksekusi mati hingga selesai.

“Kita siapkan juga pasukan rider, Saya juga sudah koordinasi dengan Kapolridan TNI Angkatan Laut untuk mengawal duo Bali nine dari Bali hingga Nusakambangan,” kata Torry, Senin (23/2), di Makorem 161/Wira Sakti Kupang.

Sementara pengamanan di wilayah yang berbatasan dengan Australia dan Timor Leste, sudah dilakukan sejak dari jauh-jauh hari. “Patroli-patroli laut telah di operasikan dan bukan karena ancaman terkait jelang eksekusi mati Bali Nine, namun patroli laut di wilayah perbatasan memang terus dilakukan sepanjang tahun dengan persiapan siaga biasa,” paparnya.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca