Kadiv Humas Polri: Prosedur Hukum Dilakukan Di Pengadilan, Bukan Di Media Massa

1
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Ronny F Sompie

Jakarta – Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol. Ronny F. Sompie menegaskan prosedur hukum dilakukan lewat jalur pengadilan, bukan di media masaa.

“Mari kita mendorong semangat penyidik KPK yang menangani BG, maupun penyidik Polri yang menangani tersangka BW,” katanya dalam diskusi polemik Sindo Radio di Warung Daun Cikini di Jakarta, Sabtu (21/01).

Dia menuding, sejauh ini media massa kurang seimbang dalam melihat penanganan kasus terhadap Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto. Sehingga, lanjutnya, muncul kesan di masyarakat seolah-olah Polri hanya mencari-cari kesalahan.

Dia menganggap ini sangat jauh berbeda dengan penanganan kasus Budi Gunawan yang dilakukan oleh KPK. “Sedangkan, ketika melihat penanganan BG proporsional,” ucapnya.

Selain itu, imbuhnya, Polri dan Kejaksaan Agung juga dianggap belum mampu menuntaskan berbagai kasus seperti dilakukan KPK. Padahal, kata Ronny, KPK hanya terbatas menangani kasus Korupsi saja. Namun, Polri menangani begitu banyak kasus. “Oleh karena itu, memperkuat KPK juga jangan melemahkan Polri,”tutupnya.

Dia menambahkan, penangkapan terhadap Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto sudah memenuhi prosedur. Sebab, dalam KUHAP dimungkinkan bahwa penyidik melakukan penangkapan tanpa pemanggilan terlebih dahulu. “Pasal 16, penyidik bisa melakukan penangkapan apabila dianggap perlu. Pasal 17, harus ada alat bukti yang cukup. Dan sejauh ini sudah ada 3 alat bukti, lebih dari cukup,” jelasnya.

Karena itu, dia mempersilahkan, apabila ada keberatan ditempuh jalur pra-peradilan. “Silahkan pra-peradilan. Kalau kita bicara di luar hukum tidak ketemu,” tutupnya.

MENARIK DIBACA

loading...

1 KOMENTAR

Tanggapan Pembaca