ICW Belum Lihat Grand Design Pemberantasan Korupsi Pemerintahan Jokowi

0

Jakarta – Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dinilai masih belum menunjukkan grand design pemberantasan korupsi dalam masa 50 hari kepemimpinannya. Koordinator ICW Ade Irawan mengungkapkan, secara umum apa yang dilakukan Jokowi dalam 50 hari pertama pemerintahannya belum memenuhi ekspektasi publik.

Kendati pemerintah Joko Widodo sudah membentuk Satgas Anti Mafia Migas dan kebijakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengurangi pemborosan, namun dia mengaku belum bisa melihat arah pemberantasan korupsi yang ingin dicanangkan Jokowi.

“Kami tidak melihat grand design pemerintahan Jokowi ke depan. Kalau SBY, paling tidak ada fokus pemberantasan korupsi. Kalau ini (pemerintah Jokowi) masih tambal sulam dan tidak fokus,” katanya di kantor ICW di Jakarta, Senin (08/12).

Bahkan, menurutnya, Jokowi telah melakukan blunder dalam 50 hari pertama masa pemerintahan, terutama saat menempatkan orang yang berlatarbelakang partai politik dalam pos yang krusial bagi pemberantasan korupsi. Antara lain, di Kementerian Hukum dan Ham dan Kejakaan Agung.

“Orang partai banyak konflik kepentingan, termasuk mempunyai hambatan dalam pemberantasan korupsi. Menurut saya ini cukup mengecewakan,” lanjutnya.

Oleh karena itu, dia berharap keseriusan pemerintahan untuk menjaga komitmennya memberantas korupsi. “Tanpa keseriusan (pemberantasan korupsi) tidak akan terlaksana. Kalau terlaksana juga tidak akan maksimal,” jelasnya.

Sektor penting selain Migas yang perlu mendapatkan sorotan serius pemerintahan Jokowi selain bidang Migas, imbuhnya, antara lain pemberantasa korupsi di sektor pajak. Selain itu, pemerintahan Jokowi juga perlu mendorong transparansi dan akuntabilitas keuangan negara dengan mereformasi pengawasan internal di berbagai Direktorat Jenderal Kementerian. “Kita tahu selama ini pengawas internal hanya menjadi hiasan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla memasuki masa 50 hari sejak dilantik pada 20 Oktober lalu. Saat masa pemilihan presiden beberapa waktu lalu, salah satu kampanye Jokowi yang mencuat saat Pilpres adalah keseriusan dalam bidang pemberantasan korupsi.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca