BW Penuhi Penggilan Bareskrim, Buktikan Patuhi Hukum

0
Bambang Widjojanto (kanan) didampingi Abraham Samad (tengah) berikan keterangan pers

Jakarta – Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto siang ini, Selasa (3/2), memenuhi panggilan Bareskrim Polri untuk diperiksa lanjutan sebagai tersangka dalam kasus dugaan rekayasa saksi palsu.

Bambang berangkat dari Gedung KPK di jalan Kuningan, Jakarta, sekitar pukul 11.30 WIB dengan mobil pribadinya menuju Bareskrim Polri didampingi tim pengacaranya. Sebelum berangkat, Bambang menyempatkan memberikan keterangan pers kepada awak media yang sudah menunggu di tangga gedung KPK.

“Sebagai penegak hukum, pimpinan dari salah satu lembaga penegak hukum, saya akan datang, menunjukan bagaimana (seharusnya) kelasnya (pimpinan) penegak hukum,” ungkap Bambang yang didampingi Ketua KPK, Abraham Samad.

Banyak pegawai KPK turut melepas Bambang yang akan menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri. Mereka mengenakan pakaian serba hitam sebagai wujud berkabung karena kriminalisasi yang menimpa pimpinan KPK. Tampak juga pimpinan KPK Zulkarnain dan Adnan Pandu Praja memberikan dukungan dan ikut melepas Bambang.

Menanggapi isu bahwa Ia akan ditahan oleh Polisi setelah menjalani pemeriksaan hari ini, Bambang dengan penuh percaya diri menegaskan dia akan kembali. “Saya pergi untuk kembali,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui,  Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan rekayasa saksi palsu dalam persidangan sengketa pilkada Kotawaringin Barat di Mahkamah Konstitusi pada tahun 2010.  Bambang ditangkap oleh polisi pada tanggal 23 Januari lalu tanpa didahului pemberitahuan sebagai tersangka atau pemanggilan sebelumnya.

MENARIK DIBACA

loading...

1 KOMENTAR

  1. Jima Orang TIDAK BERSALAH … TIDAK ADA YG DITAKUTI

    TAPI
    ORANG SADAR DUDAH BERBUAT SALAH DG HATI DENDAM & RAKUS HARTA HARAM
    Pasti Tidak Berani Menghadapi LEMBAGA HUKUM
    Dg KEKUASAAN nya Semakin MengAMALKAN BISIKAN IBLIS
    – mem FITNAH
    – meng ANCAM
    -memBALIKAN FAKTA walaupun tidak logis
    dll perbuatan maksiat…

Tanggapan Pembaca