Abraham Samad Ditetapkan Sebagai Tersangka Oleh Polri

1
Bambang Widjojanto (kanan) didampingi Abraham Samad (tengah) berikan keterangan pers

Jakarta – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad (AS) telah ditetapkan sebagai tersangka pemalsuan dokumen oleh Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat (Polda Sulselbar).

Samad ditetapkan sebagai tersangka menyusul penetapan Feriyani Lim sebagai tersangka utama pemalsuan dokumen Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dalam pengurusan Passpor di Makassar tahun 2007.

“Bahwa AS sudah ditetapkan (sebagai) tersangka dalam kasus pemalsuan administrasi kependudukan dengan terlapor Feriyani Lim,” ungkap Komisaris Besar (Kombes) Pol Endi Sutendi, Kepala Bidang Humas Polda Sulselbar di ruang Reskrimum, Selasa (16/2).

Lebih lanjut Sutendi menjelaskan, penetapan Samad sebagai tersangka sudah ditetapkan sejak tanggal 9 Februari 2014 menyusul gelar perkara yang sudah dilakukan penyidik di Reskrimum Polda Sulselbar dan gelar perkara yang dilakukan Bareskrim Polri pada tanggal 5 Februari 2015.

Untuk memperlancar proses penyidikan, imbuh Sutendi, Polda Sulselbar sudah melayangkan pemanggilan kepada Abaraham Samad. “Akan diperiksa pada Jumat tanggal 20 Februari. Untuk Surat sudah dilayangkan,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui Ketua Lembaga Peduli KPK dan Polri Chairil Chaidar Said, melaporkan Abraham Samad dan Feriyani Lim ke Bareskrim Polri atas dugaan pemalsuan dokumen. Pada tanggal 29 Januari 2015 Kasus dilimpahkan ke Polda Sulselbar karena lokasi pemalsuan terjadi di Makassar. Feriyani Lim kemudian ditetapkan sebagai tersangka pada tanggl 2 Februari 2015.

Samad diduga terlibat dalam pemalsuan dokumen ini karena dalam data KTP dan KK yang dikeluarkan atas nama Feriyani Lim mencantumkan identitas Abraham Samad dan keluarganya dengan alamat Jalan Boulevard Rubi II Nomor 48, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca