Sehari Dua Warga Bali Bunuh Diri

5
Bunuh diri (ilustrasi)

Denpasar – Aksi jalan pintas untuk mengakhiri hidup kembali terjadi di Bali. Bahkan, hanya hari ini saja, Senin (09/02), ada dua orang tewas bunuh diri dengan jalan gantung diri di tempat yang berbeda.

Pertama, Aris Andri Ari (31) ditemukan tewas tergantung di kamar kos pacarnya di Jalan Mataram Gang Samuan III Legian, Kuta pada pukul 07.00 Wita. Yang kedua, Made Sadi (60) ditemukan tewas tergantung di dalam kamar tidurnya di Jalan Gunung Resimuka Barat Gang 11 No. 1, Denpasar.

Aris Andri, pria asal Malang, Jawa Timur (Jatim), jenazahnya pertama kali ditemukan oleh pacarnya, Indah (23).

“Motifnya cinta. Karena ia sempat bertengkar dengan pacarnya pada jam 6 dan pacarnya disuruh keluar. Setelah pacarnya kembali korban ditemukan sudah dalam kondisi tergantung,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Kuta, AKP Dewa Tagel.

Dewa Tagel menceritakan, saat itu, Indah pergi membeli nasi dengan tujuan agar kemarahan korban mereda. Namun ketika ia kembali, ia mendapatkan pacarnya itu sudah tergantung di trali jendela dengan kondisi sudah tak bernyawa.

Indah, sang pacar, kemudian berteriak minta tolong sehingga mengundang perhatian tetangga kos lainnya. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian Polsek Kuta.

“Korban tidak mau ditinggalkan oleh pacarnya yang ingin pergi ke Kalimantan,” ungkap Dewa Tagel.

Dari hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga pun menolak untuk diotopsi sehingga jenazah korban segera dibawa pulang ke kampung halamannya.

Hanya berselang satu setengah jam dari kejadian Legian, Made Sadi (60) juga ditemukan tewas tergantung di dalam kamar tidurnya. Buruh bangunan ini menjerat lehernya dengan tali plastik warna biru. Dugaan kuat karena faktor ekonomi.

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat, AKP Mohammad Agus Setiawan mengatakan, jenazah korban pertama kali diketahui oleh keponakannya.

“Saat keponakannya bangun tidur, ia melihat korban sudah dalam keadaan tergantung kemudian saksi menangis dan minta tolong warga,” tuturnya.

Hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, namun jenazah korban dibawa ke RSUP Sanglah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut

MENARIK DIBACA

loading...

TINGGALKAN TANGGAPAN

Sila masukan komentar anda
Silahkan masukan nama disini