Presiden Dan DPR Didesak Tidak Diam Atas Penangkapan Bambang Wijoyanto

0
Said Salahuddin dari Jaringan Aktivis 1998

Jakarta – Pengamat politik dan ketetanegaraan SIGMA Said Salahudin menyarankan Presiden dan DPR tidak tinggal diam atas kasus penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjoyanto (BW) oleh Mabes Polri.

Menurutnya, bagaimana pun Bambang Widjojanto bisa menjadi pimpinan KPK karena telah dinyatakan lulus dalam seleksi calon pimpinan KPK pada tahun 2011 oleh Presiden dan DPR.

“Itu artinya, atas nama rakyat, Presiden dan DPR telah yakin benar bahwa BW benar-benar bersih dari permasalahan hukum apapun, sehingga dia dianggap layak dan patut menjadi Pimpinan KPK,” katanya dalam rilisnya di Jakarta, Jumat (23/01).

Dia menyatakan, adalah sebuah kejanggalan apabila saat ini Mabes Polri menangkap Bambang Widjojanto dengan alasan pimpinan KPK itu terkait dengan tindak pidana kasus keterangan palsu yang disampaikan oleh saksi dalam sidang perselisihan hasil Pemilukada di MK tahun 2010. Pasalnya, kasus tersebut justru terjadi lebih dahulu dibandingkan dengan proses seleksi pimpinan KPK yang diikuti oleh BW.

Sehingga, lanjutnya, kalau memang Wakil Ketua KPK itu benar-benar terkait dengan kasus perselisihan hasil Pemilukada Kotawaringin Barat tersebut, maka tidak mungkin Presiden tetap mengusulkan BW sebagai calon pimpinan KPK. DPR tidak akan meloloskannya dalam fit and proper test.

“Jadi saya mendesak kepada Presiden dan DPR untuk segera mengambil sikap atas penangkapan BW tersebut, sebab kasus ini sulit untuk disebut sebagai kasus hukum murni. Ini sudah bisa disebut sebagai “perang” dua institusi penegak hukum,” tegasnya.

Said sendiri menduga, penangkapan Bambang Widjojanto masih berhubungan dengan penetapan calon tunggal Kapolri KomJen Pol. Budi Gunawan sebagai tersangka oleh KPK.

“Dalam perspektif politik, saya yakin betul penangkapan BW ini memiliki korelasi yang kuat dengan penetapan status tersangka terhadap Kapolri terpilih Budi Gunawan oleh KPK sebelumnya,” tutupnya.

Seperti diketahui, hari ini Mabes Polri telah menangkap Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto sehubungan dengan dugaan tindak pidana kasus keterangan palsu yang disampaikan oleh saksi dalam sidang perselisihan hasil Pemilukada Kotawaringin Barat di MK tahun 2010.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca