Menteri Jonan Belum Akan Beri Sanksi Lion Air

2
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan

Jakarta – Harapan banyak pihak agar Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan memberikan sanksi tegas kepada maskapai swasta Nasional Lion Air karena telah mentelantarkan penumpangnya, tampaknya tidak akan terwujud.

Jonan belum akan memberikan sanksi kepada Lion Air saat ini. Namun kementerian perhubungan telah memutuskan akan menghentikan seluruh permintaan izin rute baru yang sedang dan akan diajukan oleh Lion Air.

“Soal sanksi nanti kita rapat, paling tidak sekarang pengajuan izin rute baru dari Lion Air kita hentikan dulu. Terhitung mulai sekarang, pokoknya disetop,” jelas Jonan di Jakarta, Jumat (20/2).

Menurut Jonan, aturan tentang sanksi bagi maskapai penerbangan telah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 49 Tahun 2015 Tentang Pelayanan Penumpang Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

Seluruh sanksi harus merujuk pada peraturan tersebut sesuai dengan standar pelayanan minimal yang harus diberikan maskapai penerbangan.

“Kita sudah buat standar pelayanan itu, itu saja yang harus diikuti semua operator,” tegas Jonan.

Terkait kerugian yang diderita penumpang yang berhari-hari terlantar sejak Rabu (18/2) di bandara Soekarno – Hatta, Jakarta, menurut Jonan jika penumpang kurang puas dengan sanksi yang ada diperundang-undangan bisa ajukan gugatan perdata ke Pengadilan.

“Jadi, itu (gugatan perdata) enggak bisa regulator yang gugat,” ungkap Jonan.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Jonan, pihaknya sedang mengupayakan agar semua persoalan bisa teratasi segera, baik itu pengembalian uang penumpang atau refund, atau pengalihan penerbangan dengan maskapai lain.

“Kalau Lion Air tidak siap, uangnya dibantu Angkasa Pura II, dipinjamkan,” tutut Jonan.

MENARIK DIBACA

loading...

3 KOMENTAR

Tanggapan Pembaca