KPK Tetapkan Calon Tunggal Kapolri Tersangka Rekening Gendut

0
Abraham Samad, Ketua KPK

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeluarkan keputusan mengejutkan hari ini, Selasa (13/1), dengan menetapkan Komisaris Jendral (Komjen) Polisi Budi Gunawan sebagai tersangka kasus rekening gendut.

Ketetapan ini diumumkan langsung oleh Ketua KPK, Abraham Samad di kantor KPK Kuningan, Jakarta siang ini.

“Kita ingin sampaikan kasus transaksi mencurigakan pejabat negara. Perkara tersebut sudah ditingkatkan menjadi penyidikan dengan tersangka Komjen BG. (ditetapkan -red)  tersangka kasus penerimaan hadiah atau janji saat menduduki kepala biro pembinaan karir,” jelas Samad dalam jumpa pers di kantor KPK.

Samad juga menjelaskan bahwa telah ditemukan cukup bukti dari kasus yang sudah diselidiki KPK sejak Juli 2014 tersebut.

“Berdasarkan penyelidikan yang cukup lama, akhirnya KPK menemukan pidana dan menemukan lebih dari dua alat bukti untuk meningkatkan penyelidikan menjadi penyidikan,” kata Samad.

Dengan alat bukti tersebut maka dipandang cukup untuk meningkatkan status Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka dalam aliran dana mencurigakan yang pernah diungkap Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Lebih lanjut dijelaskan oleh Samad, bahwa Budi Gunawan dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau b, Pasal 5 ayat 2, Pasal 11 atau 12 B Undang-undang Tindak Pidana Korupsi.

Sebagaimana diketahui Komjen Budi Gunawan telah ditetapkan oleh Presiden Jokowi sebagai calon tunggal Kapolri untuk menggantikan Jendral Sutarman. Jokowi sudah mengirimkan surat untuk mendapatkan persetujuan DPR RI pada Jumat (9/1) lalu.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca