Gubernur Jatim Imbau Gantikan Perayaan Akhir Tahun Dengan Doa Bersama Untuk Korban AirAsia QZ-8501

0
Gubernur Jawa Timur, Soeakarwo mengunjungi RS Bhayangkara meninjau persiapan untuk menerima jenazah korban AirAsia QZ-8501

Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Soekarwo mengimbau seluruh pemerintah daerah di Jawa Timur untuk meniadakan acara perayaan pergantian tahun nanti malam. Soekarwo mengajak seluruh pimpinan daerah di Jawa Timur untuk mengadakan doa bersama bagi korban musibah jatuhnya pesawat Air Asia QZ-8501 di lepas Pantai Pangkalan Bun, Kalimantan.

“Sekarang kita sedang berduka. Kita imbau bupati, walikota, kapolres dan dandim, ikut berdoa atas musibah ini,” jelas Soekarwo saat meninjau Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya, hari ini, Rabu (31/12).

Sementara itu seluruh Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Propinsi Jawa Timur akan mengadakan doa bersama di Gedung Grahadi saat pergantian tahun nanti malam. Tidak ada perayaan seperti tahun sebelumnya yang dilakukan didepan Grahadi, walau panggung sudah tampak berdiri mulai Selasa (30/12) kemaren.

“Panggungnya ada, tapi tidak ada (perayaan). Di situ (panggung) sudah ditulis tidak ada kegiatan. Sekarang kita sedang berduka. Kita imbau bupati, wali kota, kapolres dan dandim, ikut berdoa atas musibah in,” tegas Soekarwo.

Soekarwo hari ini, Rabu (31/12), meninjau kesiapan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur, yang terletak di jalan Ahmad Yani Surabaya, dalam menerima dan melakukan proses identifikasi jenazah korban musibah Air Asia QZ-8501. Sebagaimana diketahui proses identifikasi jenazah akan dilakukan di Surabaya bukan di Pangkalan Bun, Kalimantan, dengan tujuan lebih mudah dan cepat dikarenakan keluarga korban sebagian besar ada di Surabaya.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca