Basarnas Temukan Lokasi Yang Diduga Kuat Menjadi Tempat Jatuhnya Pesawat Air Asia QZ 8501

1
Foto lokasi yang diduga kuat sebagai lokasi jatuhnya Pesawat Air Asia QZ-8501

Jakarta – Pada hari ketiga pencarian pesawat Air Asia QZ 8501, Badan SAR Nasional mengkonfirmasikan telah menemukan titik yang diduga kuat sebagai lokasi jatuhnya pesawat yang mengalami hilang kontak sejak Minggu pagi itu.

Titik tersebut berada di antara laut Jawa dan Selat Karimata, mendekati Teluk Kumai. Jaraknya kurang lebih 188,19 Km
di sebelah barat daya Pangkalan Bun.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI FH Bambang Soelistyo mengungkapkan, pada pukul 10.05 pagi tadi pesawat C 295 TNI AU menemukan benda-benda serpihan yang mengapung pada posisi derajat 3.46.50 LS – 110.29.27 BT. Posisinya terletak antara Laut Jawa dan Selat Karimata.

Lalu, lanjutnya, pada pukul 11.07 pesawat Hercules C130 TNI AU menemukan kembali potongan lempangan logam pada posisi 3.50.43 LS – 110.29.21 BT. Kemudian, pada pukul 12.50 pesawat hercules C130 TNI AU menemukan objek yang menyerupai sebuah bayangan dari kedalaman laut pada posisi 3.54.48. LS – 110.31.4 BT. Bayangan tersebut diduga kuat menyerupai bentuk pesawat.

“Pada pukul 13.25 kemudian dilakukan searching untuk semua temuan-temuan itu dan tim melihat benda mengapung yang diduga salah satu jasad dari penumpang berikut beberapa serpihan,” katanya saat melakukan konferensi pers di kantor Basarnas di Jakarta, Selasa (30/12).

Tidak berselang beberapa lama, pada pukul 13. 50. KRI Bung Tomo milik TNI AL melihat sebuah benda terapung di atas permukaan laut yang diduga menjadi pintu darurat pesawat pada posisi 4.5.0 LS – 110.16.0 BT. Dia memaparkan, KRI Bung Tomo dan Helikopter Basarnas pun segera melakukan pencarian dan evakuasi terhadap serpihan tersebut menuju ke atas KRI Bung tomo pada pukul 14.00.

Berdasarkan empat lokasi temuan serpihan tersebut, Bambang meyakini bahwa di lokasi tersebut menjadi titik keberadaan pesawat QZ 8501. “Dari temuan-temuan itu, saya selaku Search Rescue Unit Koordinator pada saat ini memastikan 95 persen lokasi yang tergambar di sini adalah lokasi serpihan-serpihan maupun benda-benda yang diduga berasal dari pesawat,” jelasnya.

Dia menambahkan, hingga saat dirinya belum menyatakan secara 100 persen telah menemukan lokasi jatuhnya pesawat karena hingga saat ini dirinya belum melihat langsung pintu darurat pesawat maupun berbagai serpihan yang ditemukan di lapangan.

“Tapi, atas penglihatan komandan unsur di lapangan, itu adalah emergency exit door. Karenanya saya nyatakan daerah dan benda-benda itu adalah bagian pesawat,” tegasnya.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca