Bambang Haryo Himbau Pemerintah Libatkan Masyarakat Maritim

7
Bambang Haryo S, Anggota DPR RI periode 2014 - 2019 dari Fraksi Partai Gerindra

Jakarta – Politisi Gerindra, Bambang Haryo Soekartono menghimbau pemerintah melibatkan masyarakat maritim untuk ikut serta mencari pesawat Air Asia QZ-8501 yang hilang pada Minggu (28/12) pagi.

“Seharusnya pemerintah melibatkan mereka (masyarakat maritim).  Ingat daerah perairan Bangka Belitung selalu menjadi alur pelayaran di wilayah barat sehingga banyak dilalui ribuan kapal selama 24 jam,” ungkap Bambang yang juga anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra.

Bambang meminta pemerintah libatkan semua pihak dengan meminta bantuan kepada masyarakat maritim yang kapalnya ada diperairan sekitar lokasi jatuhnya pesawat untuk mencari dan menemukan penumpang maupun serpihan pesawat.

Sebelumnya pada, Minggu (28/12), melalui akun twiiternya Bambang menyesalkan keputusan Basarnas yang menghentikan pencarian dengan alasan hari malam, kondisi gelap dan cuaca yang tidak memungkinkan.

“Penumpang butuh pertolongan cepat. Kenapa harus dihentikan dengan alasan gelap. Padahal peralatan SAR dan kapal TNI AL bisa untuk menerobos kondisi gelap. Ini tidak masuk akal,” tulis Bambang, Minggu (28/12).

Bambang Haryo sangat paham dunia pelayaran dan maritim, karena sebelum terpilih sebagai legislator DPR RI 2014-2019 mewakili Dapil 1 Jawa Timur, ia adalah pengusaha di industri kapal dan pelayaran.

Ia mengkhawatirkan keselamatan penumpang jika tidak segera ditemukan. “Kita mengetahui bahwa ketahanan pelampung penumpang yang disiapkan oleh pesawat tidak memiliki ketahanan selama 2X24 jam,” tulis Bambang di akun twitternya.

Sebagaimana diketahui Pesawat Air Asia QZ-8501 jenis Airbus A320-200, kode registrasi PK-AXC, dengan rute penerbangan Surabaya menuju Singapura, hilang kontak Minggu (28/12) pagi. Pesawat hilang kontak pada pukul 6.12 WIB disekitar Pontianak dan pulau Tanjung Pandan, setelah take off dari Bandara Juanda pada pukul 5.36 WIB.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca