Aburizal Pastikan Kemungkinan Islah Golkar Setelah Proses Pengadilan

0
Ketua Umum Golkar Hasil Munas Bali, Aburizal Bakrie

Jakarta – Ketua Umum DPP Golkar hasil Munas Bali Aburizal Bakrie mengungkapkan, kemungkinan untuk islah diantara dua kepengurusan Golkar baru bisa terlaksana setelah proses persidangan sengketa kepengurusan diputuskan oleh pengadilan.

“Islah itu bisa terjadi setelah pengadilan,” katanya kepada wartawan saat menghadiri rapat pleno fraksi Golkar di gedung DPR di Jakarta, Selasa (13/01).

Meskipun terjadi gugatan ke pengadilan untuk menyelesaikan sengketa kepengurusan Golkar, namun menurutnya, perundingan antara jajaran DPP Golkar hasil Munas Bali dan Munas Jakarta akan tetap berjalan. “Perundingan jalan terus,” ucapnya.

Pria yang akrab disapa dengan panggilan Ical itu juga meyakini bahwa Kementerian Hukum dan HAM nantinya akan menyetujui apa pun hasil keputusan pengadilan. “Masak pemerintah tidak setuju keputusan pengadilan. Mana mungkin,” tegasnya.

Sebagai informasi, hari ini Fraksi Golkar melakukan rapat pleno fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat. Rapat pleno yang dihadiri oleh 72 orang dari 89 anggota parlemen partai berlambang pohon beringin di DPR.

Selain dihadiri Ketua Umum Golkar hasil Munas Bali Aburizal Bakrie, Ketua DPR Setya Novanto juga menghadiri agenda rapat pleno yang berlangsung tertutup tersebut. Sebaliknya, tidak tampak kehadiran seorang pun anggota DPR Golkar yang mengakui kepemimpinan Agung Laksono sebagai Ketua Umum DPP Golkar hasil Munas Jakarta.

Sejauh ini, baik kepengurusan Golkar hasil Munas Jakarta maupun Munas Bali mengajukan gugatan ke pengadilan mempersoalkan keabsahan kepengurusan satu dengan lainnya. DPP Golkar hasil Munas Jakarta mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, sedangkan DPP Golkar Munas Bali melayangkan gugatannya ke Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca