Gelar Kompetisi Akustik Enjoy Jakarta, Pemprov DKI Habiskan Rp 2 Miliar

2

Jakarta – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi (Disparbud Pemprov) DKI Jakarta menggelar Kompetisi Akustik Enjoy Jakarta bergenre musik Pop Jazz dan Rock Ballad. Acara ini dimaksudkan untuk mempertahankan Jakarta sebagai kota pariwisata dan budaya.

Dalam kesempatan itu‎ Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Disparbud Pemprov DKI Jakarta Ahmad Gozali mengatakan bahwa perhelatan itu adalah suatu upaya untuk menggali potensi anak muda di Jakarta. Selain itu, acara tersebut juga untuk turut serta memperkuat Jakarta sebagai kota kaya budaya.

“Memang tergesa-gesa, tapi konsep ini sudah lama. Mudah-mudahan dengan animo (masyarakat) yang tinggi, tentu saja pemerintah akan menyuport kegiatan kesenian dan kebudayaan di Jakarta sebagai kota pariwisata dan budaya,” katanya dalam jumpa pers Kompetisi Akustik Enjoy Jakarta di Senayan, Jakarta, Senin, (15/12).

Menurutnya, pergelaran kompetisi musik Pop Jazz dan Rock Ballad ini bertujuan memacu kreativitas musik akustik baik genre Rock maupun Jazz. Dalam pengembangannya, Disparbud Pemprov DKI Jakarta akan melakukan pembinaan khusus baik melalui komunitas, lembaga maupun perorangan.

Berdasarkan keterangan dari Ahmad, untuk menyelenggarakan acara pagelaran tersebut, Pemprov DKI menghabiskan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp.2 miliar. “Kegiatan festival akustik ini baru pertama kali. Mudah-mudahan bisa berkelanjutan,” ujar dia.

Dia menegaskan bahwa Disparbud Pemprov DKI Jakarta memiliki segudang garapan pemberdayaan masyarakat lainnya khususnya bidang kesenian, baik teater, seni tari, komunitas film, seni tradisional dan lain sebagainya. “Saya kira bertahap ya, seni tradisional pun sudah banyak kolaborasi dengan musik modern. Jadi pendekatan pada seni budaya itu bisa lewat film, musik, tari dan lain-lain,” ungkap Ahmad.

Sementara di tempat yang sama, promotor event Ria HD mengatakan bahwa Kompetisi Akustik Enjoy Jakarta merupakan ajang pengembangan potensi musisi akustik Indonesia, baik skill maupun aksi panggung. Diharapkan para musisi akustik tersebut memiliki nilai jual serta totalitas dalam berkarya.

“Di samping itu untuk memacu generasi muda untulk berkarya agar bisa jadi generasi mandiri, berprestasi dan bisa mempromosikan musik akustik di dunia pariwisata Indonesia,” katanya.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca