Turunkan Harga BBM Setelah Sebelumnya Menaikkan Bukti Tim Ekonomi Jokowi Lemah

1
Anggota Fraksi Golkar
Misbakhun

Jakarta – Anggota Komisi XI DPR RI, Muhammad Misbakhun mengkritisi kebijakan pemerintah yang hari ini mengumumkan penurunan harga BBM Premium. Walau mendukung turunnya harga baru yang ditetapkan pemerintah per 1 januari 2015, ia melihat keputusan ini bukti bahwa keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menaikkan BBM sebelumnya adalah keliru.

“Kami mendukung. Tapi, kebijakan baru ini seakan membenarkan bahwa kebijakan yang dikeluarkan sebelumnya tidak disertai dengan analisis yang matang. Ini menunjukkan bahwa tim ekonomi di Kabinet Kerja telah memberikan masukan yang lemah kepada Presiden Jokowi,” tegas Misbakhun, Rabu (31/12), di Jakarta.

Ia juga menegaskan bahwa kebijakan Pemerintahan Jokowi menaikan BBM pada 17 November lalu adalah kebijakan yang keliru. Karena pada saat tersebut harga minyak dunia sedang turun dan tren nya terus turun menyentuh harga dibawah US$60 per barrel. Dengan mengumumkan penurunan BBM Premium saat ini, mengkonfirmasi bahwa kebijakan Pemerintahan Jokowi dan tim ekonominya keliru.

Selain itu, Misbakhun juga meyakini bahwa keputusan pemerintah yang akhirnya menurunkan harga BBM setelah mempertimbangkan usulan penggunaan hak interpelasi yang ditandatangani lebih dari 240 anggota DPR.

“Paling tidak kami telah berhasil mengingatkan tim ekonomi Presiden di Kabinet Kerja untuk lebih berhati-hati dalam membuat kebijakan,” ungkap Misbakhun yang merupakan anggota DPR RI dari Fraksi Golkar.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca