Setelah Kartu Sakti Pemerintah Melalui Kemenkop Akan Salurkan Modal Bagi Petani dan Nelayan

0

Jakarta – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) berencana memberikan insentif modal usaha kepada keluarga nelayan dan petani yang terkena dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Ditargetkan, 10.000 keluarga nelayan dan petani menjadi penerima bantuan modal usaha yang besaran maksimalnya 25 juta rupiah itu. Kemenkop UKM berharap, pemberian bantuan tersebut bisa segera dilaksanakan pada tahun 2015.

Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mengungkapkan, pemberian modal usaha tersebut menjadi upaya pemerintah mengurangi dampak yang ditimbulkan akibat kenaikan harga BBM di samping berbagai program pemerintah lainnya. Antara lain dengan membuat Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, Kartu Keluarga Sejahtera.

Selain itu, Kementerian Koperasi dan UKM juga akan membuat berbagai pelatihan kepada keluarga nelayan dan petani. Pelatihan tersebut akan disesuaikan dengan kondisi lingkungan di mana mereka tinggal. Bentuk pelatihan tersebut misalnya pelatihan bordir dan pelatihan otomotif.

“Itu usaha-usaha kita untuk keluarga nelayan dan keluarga petani,” katanya kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (22/11).

Dia tidak memungkiri bahwa program semacam itu sudah pernah ada pada masa pemerintahan sebelumnya. Namun, yang terpenting adalah program tersebut bisa bermanfaat. “Jadi, bermanfaat. Jangan sampai program-program itu hilang begitu saja,” jelasnya.

Menurutnya, Kementerian Koperasi dan UKM akan berkoordinasi dengan Dinas Kementerian di masing-masing provinsi untuk menentukan kriteria penerima bantuan modal usaha tersebut. Saat ini, jumlah anggaran yang sudah ditetapkan Kemenkop UKM untuk tahun 2015 sebesar 1,4 T.

“Cukup lah. Kita kan bisa koordinasi dengan kementerian lain. Jadi, kita gak bisa kerja sendiri. Yang penting efektif dan efisien,” tegasnya.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca