Return Indeks Saham Syariah Sangat Menggiurkan

1

20131205-105451.jpg

[ads1]

Kinerja return Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) selama dua tahun terakhir lebih tinggi dibandingkan dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan OJK , return ISSI sebesar 19%, sedangkan IHSG sebesar 13%.

Sementara itu Nasdaq100 Sharia dalam dua tahun terakhir mencatatkan pertumbuhan 42% dan S&P500 sharia sebesar 32%.

Irwan Abdalloh, Kepala Pengembangan Pasar Bursa Efek Indonesia, mengatakan return saham syariah lebih stabil dibandingkan saham lainnya.

Return saham syariah lebih stabil, year to date 50%, meski bisnis syariah baru berjalan efektif selama enam tahun

ujarnya.

Selama tahun 2013 OJK telah melakukan beberapa kajian peraturan untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi syariah khususnya keuangan syariah, yaitu akan menerbitkan pedoman umum penerapan saham syariah, pemetaan mengenai profesi dan penunjang pasar modal syariah, pengembangan produk dan sukuk korporasi ritel.

Saat ini baru 0,5% sukuk korporasi ritel yg dipegang investor perorangan. Persentase yg sangat kecil ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman tentang sukuk syariah. Hingga saat ini OJK belum melakukan riset khusus untuk mengetahui penyebab kecilnya persentase tersebut.

Sementara pihak BEI mengaku, sosialisasi pasar modal syariah ini sudah dilakukan di 12 kota sebanyak 17 kali selama 2013.

Berdasarkan data OJK, terdapat 46 emiten yg sahamnya masuk dalam Daftar Efek Syariah periode II th 2013, sementara 20 Emiten yang sahamnya tidak lagi termasuk dalam DES, antara lain Krakatau Stell (KRAS) dan MNC Land (KPIG).

Saham syariah terbagi dua, yakni saham syariah aktif dan saham syariah pasif. Saham syariah aktif adalah saham emiten yang dalam anggaran dasarnya berdasarkan prinsip syariah.

Hingga saat ini belum ada satupun saham syariah aktif yg tercatat di Bursa Efek Indonesia. Dari 313 Daftar Efek Syariah yang ada, seluruhnya adalah saham syariah pasif (tfh/fren247)

Fadjar Hutomo

Pemerhati keuangan dan bisnis personal | penikmat alam & olahraga | venture capitalist | financial planner

Latest posts by Fadjar Hutomo (see all)

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca