Premium Dihapus Kebutuhan Pertamax Melonjak 100 Ribu Kiloliter Per Hari, Pertamina Sanggup?

0
Anggota Komite BPH Migas Ibrahim Hasyim

Jakarta – Kebutuhan bahan bakar bensin jenis RON92 atau yang dipasarkan oleh Pertamina dengan sebutan Pertamax bisa mencapai 100 ribu kilo liter per hari jika bensin jenis premium benar-benar dihapuskan.

Anggota Komite BPH Migas Ibrahim Hasyim mengungkapkan, kebutuhan bahan bakar bensin jenis RON92 untuk konsumsi dalam negeri pada saat ini tidak lebih dari 10 ribu kilo liter perharinya.

“Sekitar sepuluh ribu (kiloliter) paling banyak sekarang perhari,” katanya kepada wartawan usai diskusi Polemik Sindo Radio dengan tema “Selamat Tinggal Premium” di Warung Daun Cikini di Jakarta, Sabtu (27/12)

Dia menyebut, jumlah tersebut merupakan konsumsi dalam negeri yang terdiri dari bahan bakar bensin jenis RON92 produksi Pertamina dan RON92 non Produksi Pertamina.

Untuk RON92 produksi Pertamina dengan merek dagang Pertamax sejumlah 6000 hingga 7000 kilo liter per hari, sedangkan RON92 produksi non Pertamina hanya mencapai antara 2000 hingga 3000 kiloliter per harinya.

Menurutnya, konsumsi Premium selama ini memegang porsi 90 persen dari penggunaan konsumsi bahan bakar jenis bensin. Sedangkan, konsumsi Pertamax hanya mencapai 10 persennya.

Sehingga, penggunaan bensin beroktan 92 bisa mencapai 100 ribu kilo liter perharinya jika nantinya pemerintah jadi menaikkan tingkat oktan bahan bakar bensin menjadi 92 atau dengan kata lain menghapuskan premium.

Dia menambahkan, penyediaan bensin beroktan 92 dalam jumlah besar tersebut tidak mungkin akan bisa dipenuhi seluruhnya oleh kilang Pertamina. Meskipun, sejauh ini Pertamina sudah menyatakan kesanggupannya.

“Tentu tidak akan cukup semua dari Pertamina. Tetapi, pasti juga ada importnya. Itu nanti akan dilihat, berapa kemampuan Pertamina, berapa impornya,” bebernya.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca