Pembangunan Pelabuhan Cilamaya terkait Investasi Otomotif Jepang

0

Jakarta – Pembangunan Pelabuhan Cilamaya yang terletak di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, merupakan salah satu proyek pembangunan Infrastruktur unggulan di Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

Proyek pembangunan pelabuhan direncanakan akan mengggunakan sistem Build Operate Transfe (BOT). Dimana pihak investor menanggung sepenuhnya biaya pembangunan dan mendapat hak pengelolalan selama 25 tahun, dengan potensi pedapatan Ratusan Trilyun tiap tahun. Investor dari berbagai negara sangat berminat untuk mendapatkan proyek ini terutama dari Jepang dan Korea Selatan.

Dari penelusuran yang kami lakukan, investor dari Jepang yang terlihat paling serius mendekati pemerintah Indonesia untuk mendapatkan proyek ini. Beberapa kali sudah diadakan pertemuan antara pihak investor Jepang dengan pemerintah, baik di Kementerian Perindustrian maupun Kementerian Perhubungan.

Menteri Perindutrian, Ir. MS Hidayat, dalam suatu kesempatan wawancana dengan wartawan diawal agustus, menyampaikan bahwa Investor Jepang sangat ingin berinvestasi di kawasan Karawang Jawa Barat.

Lebih lanjut Hidayat menyampaikan, investor Jepang yang akan menanamkan investasinya di Karawang adalah kalangan Otomotif negara matahari terbit tersebut. Hal itu disampaikan langsung kepada Hidayat oleh Chairman Toyota, Mr. Toyada, saat bertemu Hidayat beberapa waktu yang lalu.

Industri Otomotif Jepang berniat berinvestasi membangun pabrik otomatif di Karawang dan meminta pemerintah Indonesia menyiapkan lahan seluas 3.000 hektare. Lahan seluas itu nantinya selain untuk industri otomotif juga akan disiapkan untuk industri komponen elektronik, pabrik mesin mesin dan pabrik teknologi lainnya.

Untuk Investasi yang direncanakan tersebut, pihak Jepang mensyaratkan Pemerintah Indonesia membangun pelabuhan di sekitar Karawang. Pelabuhan tersebut untuk mendukung logistik dari kawasan Industri yang akan dibangun. Pihak investor tidak ingin kegiatan bongkar muat dilakukan di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

“Pemerintah sedang mengusulkan pembangunan Pelabuhan Cilamaya, Karawang. ¬†Selain digunakan sebagai pelabuhan antarpulau juga sekaligus sebagai pusat kegiatan ekspor,” kata Hidayat, awal agustus lalu.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca