Menkop Akan Terbitkan Kartu Untuk Tingkatkan Jumlah Wirausaha Menjadi 2%

5
Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, di Denpasar, Kamis (29/01).

Denpasar – Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga menargetkan jumlah wirausahan sekitar 2 persen pada tahun 2015 ini .

Jumlah wirausaha di Indonesia sangat tertinggal jauh bila dibandingkan dengan negara lain. Malaysia memiliki jumlah wirausaha sekitar 5 persen,  Thailand sudah mencapai 3 persen, sementara di Indonesia jumlah wirausaha saat ini hanya sekitar 1,65 persen.

Untuk meningkatkan wirausahawan di Indonesia, Puspayoga akan membuat surat ijin usaha mikro kecil. Surat ijin usaha mikro kecil itu ada di kepala desa (Kepdes) dan camat, sehingga mempermudahkan bagi warga untuk membuka usaha kecil mikro.

“Surat ijinnya itu bentuknya itu semacam kartu, dan baru besok ini jumat (30/01) akan kami launching, kami percaya dengan sistem baru ini banyak para pengusaha baru yang bermunculan,” katanya di Denpasar, Kamis (29/01).

Selain itu, kartu tersebut juga bisa digunakan untuk meminjam dana di Bank, karena kartu surat ijin usaha itu juga menunjukkan identitas pengusaha tersebut.

“Harapanya dengan adanya kartu ini masyarakat bisa lebih aktif utuk menjadi pengusaha, apalagi akhir tahun 2015 Indonesia sudah memasuki Masyarakat Ekonomi Asean,” jelasnya.

Sementara itu kepala dinas koperasi dan UKM Bali, I Dewa Nyoman Patra menyatakan, terkait dengan program kementrian koperasi dan UKM, Bali sangat siap. Saat ini jumlah pengusaha mikro kecil di Bali sekitar 260 ribu unit usaha.

“Pertumbuhan usaha mikro di Bali saat ini masih bagus, setiap tahun mengalami pertumbuhan paling tidak 5 hingga 10 persen. kami harapkan dengan adanya kartu ini masyarakat semakin banyak yang menjadi pengusaha,” ucapnya.

Dia juga menambahkan tahun 2015 ini pengusaha di Bali semakin banyak, akibat bertambahnya pengusaha di Bali maka semakin berkurang jumlah pengangguran.

“Para pelaku UKM ini paling tidak mereka bisa mengurangi angka penganguran di Bali, satu UKM setidaknya memiliki karyawan dua orang,” pungkasnya.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca