Jokowi Nyapres Dana Asing Mengalir Masuk

2

jokowi_logo

Jakarta – Sejak diumumkannya pencapresan Jokowi oleh PDI-P aliran dana asing terlihat banyak masuk ke Indonesia. Setidaknya hingga hari ini (19/3) sejak pencapresan Jokowi telah terjadi aliran dana masuk atau inflow sebesar Rp4,3 Trilyun. Hal ini dilihat dari pergerakan kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa efek Indonesai beberapa hari terkahir.

[ads2][ads1]

“Dari awal tahun hingga 18 Maret 2014, telah terjadi inflow (aliran) dana investor asing sebesar Rp 16 triliun. Jika dihitung sejak Jokowi diumumkan menjadi capres, telah terjadi inflow sebesar Rp 4,3 triliun dalam tiga hari terakhir perdagangan bursa,” kata Jos Parengkuan, Presiden Direktur PT Syailendra Capital.

Dengan diumumkannya pencapresan Jokowi telah membuat pasar saham kembali bergairah, setidaknya hingga tiga hari terakhir. Total kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia menjadi Rp 4.875 triliun per 18 Maret 2014, dari awal tahun ini Rp 4.215 triliun.

Catatan sejarah pemilu menunjukkan, IHSG melesat sesaat setelah pengumuman pencapresan tokoh yang menjadi harapan perubahan. Di pasar saham, dari pencalonan SBY sampai akhir tahun 2004, terdapat aliran dana asing sebesar Rp 14 triliun. Level tertingginya terjadi pada 11 Mei 2006, yang terus mengalir hingga Rp 46 triliun. Sementara itu, tahun 2009, aliran dana asing di pasar saham mencapai Rp 14 triliun. Hal ini terjadi setelah pasangan SBY dan Boediono mendapat perolehan suara 60,8 persen pada pemilu yang berlangsung satu putaran.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca