Jokowi Memutuskan Menaikkan Harga BBM Subsidi per 18 November

9
Sidang Kabinet Kerja, Presiden Jokowi

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya malam ini Senin (17/11) pukul 21.00 WIB, mengumumkan harga baru BBM Subsidi. Pengumuman ini dilakukan di Istana Negara tepat dihari kepulangan Jokowi dari lawatannya selama beberapa hari keluar negeri.

Dalam pidato pengantar kenaikkan BBM Subsidi ini, Jokowi mengatakan bahwa apa yang dilakukan ini adalah sesuatu pilihan yang sangat berat.

“Dari waktu ke waktu, kita sebagai sebuah bangsa kerap dihadapkan pada pilihan-pilihan sulit. Meski demikian, kita harus memilih dan mengambil keputusan,” jelas Jokowi.

Alasan kenaikan ini menurut Jokowi adalah untuk mengalihkan subsidi BBM yang konsumtif kepada hal lain yang produktif, seperti pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

Pengumuman kenaikan BBM ini dilakukan sendiri oleh Jokowi tidak seperti kebiasaan pemerintah sebelumnya yang dilakukan oleh Menteri terkait.

“Harga premium ditetapkan dari Rp 6.500 menjadi Rp 8.500. Harga solar ditetapkan dari Rp 5.500 menjadi Rp 7.500,” ungkap Jokowi yang didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla dan jajaran Menteri Kabinet Kerja dibidang Ekonomi.

Harga baru ini efektif akan berlaku pada pukul 00.00 WIB tanggal 18 November. Akibat pengumuman kenaikan BBM ini, kami mendapatkan laporan dari berbagai kontributor didaerah adanya kepanikan masyarakat yang antri dan berdesakan membeli BBM di POM POM bensin yang masih menggunakan harga lama sampai pukul 00.00 WIB nanti.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca