Jokowi dan Tim Transisi Menemukan Banyak Kebocoran Anggaran

0

kebocoran anggaran by prabowo

Jakarta – Tim Transisi Jokowi-Jusuf Kalla, mengungkapkan menemukan kebocoran penerimaan negara dari sektor pajak. Hal ini disampaikan oleh Hasto Kristiyanto, Deputi Tim Transisi, pada acara sarasehan di gedung BPPT Jakarta, Jumat (12/9).

Hasto mencatat potensi pajak yang hilang mencapai Rp1.000 Trilyun setiap tahun.

“Potensi pajak perorangan kita ada 60 juta orang terdaftar, dari angka itu cuma 25 juta orang punya NPWP. Dari 25 juta tersebut hanya 8,5 juta yang aktif. Itu cuma PNS saja. Swastanya, sektor pertambangan dan lain lain?” ujar Hasto.

Sebelumnya dalam Muktamar Partai Kebangkitan Bangsa di Surabaya (31/8), Joko Widodo menyampaikan banyak uang negara yang bocor dari pengelolaan minyak bumi dan bahan bakar minyak (BBM). Jokowi menyoroti ketidakberesan pengelolaan hasil minyak bumi Indonesia.

Dia memberikan penjelasan, minyak yang dihasilkan Indonesia dikirim keluar negeri lalu diolah di negeri tersebut. Setelah itu baru dibeli lagi oleh Indonesia.

“Piye iki. Logikanya seperti apa ini. Jadi, tidak efisen, banyak uang yang bocor. Kenapa tidak bangun kilang disini,” jelas Jokowi masa itu.

Apa yang ditemukan oleh Jokowi dan Tim Transisi Jokowi-JK ini pernah diungkapkan oleh Prabowo Subianto, Capres dari Koalisi Merah Putih, dalam setiap kampanye dan debat Capres pada masa Kampanye Pilpres 2014 lalu. Dalam setiap kesempatan Prabowo menyampaikan bahwa anggaran negara di sektor penerimaan mengalami kebocoran lebih Rp1.000 Trilyun.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca