IHSG Terkoreksi Dampak Wall Street

1

IHSG

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ketiga pekan ini dibuka tergelincir ke zona merah. IHSG berkurang 31,13 poin atau 0,66 persen ke level 4.673,08 dipicu terkoreksinya Wall Street dan bursa Asia.

[ads2][ads1]

IHSG kemarin berhasil balik arah positif sejak perdagangan awal sesi. IHSG mengakhiri hari kemarin melonjak 26,97 poin atau 0,58 persen ke level 4.704,21. Penguatan IHSG tersebut seiring dengan laju bursa kawasan Asia yang bergerak di zona hijau. Sementara pagi ini, bursa Asia dibuka balik arah negatif.

Indeks Hang Seng anjlok 353,07 poin atau 1,59 persen ke 22.269,61; Straits Times melemah 24,77 poin atau 0,80 persen ke 3.104,57, Shanghai turun 3,70 poin atau 0,17 persen ke 1.997,57 dan Nikkei merosot 356,21 poin atau 2,34 persen ke 14.867,90.

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp84,57 miliar dengan 71,68 juta saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp17,58 miliar. Tercatat 20 saham naik, 87 saham melemah dan 39 saham stagnan.

Sektor saham pagi hari semuanya memerah. Sektor dengan pelemahan tertinggi adalah perkebunan yang susut 0,89 persen, diikuti industri dasar yang melemah 0,54 persen.

Saham-saham yang bergerak menguat, PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik Rp10 ke level Rp4.350, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) naik Rp30 ke level Rp2.725 dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp25 ke level Rp13.175.

Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, yakni PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) susut Rp50 ke level Rp7.450, PT Astra International Tbk (AS

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca