FOKUS

150 Koperasi di Siak Diusulkan ke Menteri Agar Izinya Dicabut

4

bupati_siak

Siak – Sekitar 150 koperasi di Kabupaten Siak saat ini sudah tidak aktif. Pemerintah setempat mengusulkan kepada Kementerian Koperasi dan UKM RI agar izinnya dicabut.

Hal itu dikatakan Bupati Siak, Syamsuar MSi kepada wartawan, usai membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun 2013, Rabu (5/6/2014) di aula Bunut PT IKPP/AA Perawang.

Menurutnya, pemerintah berharap besar terhadap tumbuh dan berkembangnya koperasi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

[ads1][ads2]

“Kini banyak koperasi tidak aktif dan anggotanya tidak jelas. Mereka aktif waktu ada fasilitas dari pemerintah, setelah itu tidak aktif lagi,” katanya.

Bupati Siak mengatakan, sesuai dengan amanah Undang Undang Koperasi setelah UU koperasi baru dibatalkan MK,pemerintah diperbolehkan mencabut izin koperasi yang tidak produktif.

“Saat ini sedikitnya 156 koperasi tidak aktif diusulkan Pemerintah Kabupaten Siak kepada Kementerian Koperasi dan UKM akan dicabut izin,” ungkapnya.

Pemerintah berharap koperasi yang ada di Kabupaten Siak berjalan sebagaiama mestinya.Koperasi dapat meningkatkan kesejahtreaan anggota.

“Kita ingin koperasi yang berjalan ada anggotanya. Tak perlu banyak koperasi tetapi berkualitas,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bupati Siak Syamsuar MSi meresmikan Rapat Anggota Tahunan Koperasi Karyawan PT Indah Kiat Pulp and Paper tbk, tahun 2013 di aula Bunut, Perawang, Kecamatan Tualang, Rabu (6/4/2014). Salah satu agenda RAT ini adalah memilih kepengurusan baru.

Selain langsung dihadiri orang nomor satu di Kabupaten Siak tampak, Kepala Dinas Koperasi dan Industri UKM Wan Bukhori, Camat Tualang Zulkifli S Sos, Pimpinan PT IKPP Khasanuddin The, Ketua Kopkar IKPP Syamsurizal SH, Kepala Bank Riau, Perawang H Suryadi, dan pengurus SP dan perwakilan Karyawan IKPP

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca