Kongres Pelajar Nusantara Akan Dihadiri Menteri Hingga Ketua KPK

3
Pilgub Jatim 2018
Risma bersama pelajar Surabaya

Risma dengan pelajar

Surabaya – Kongres Pelajar Nusantara yang akan diadakan pada tangggal 10 November di Surabaya akan dihadari juga oleh beberapa Menteri dari Kabinet Kerja, tokoh nasional dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Acara rencananya akan mengambil tempat di Convention Hall Kampus C Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Acara Kongres akan dibuka oleh Walikota Surabaya, Tri Rismaharini pada Senin (10/11) pagi.

Dijadwalkan Prof. Ahmad Syafi’i Ma’arif, mantan Ketua Umum Muhammadyah, akan memberikan materi dengan tema leadeship dihadapan lebih dari 1.200 pelajar yang berasal dari OSIS se-Surabaya dan Pelajar dari kota lain se-Indonesia yang diperkirakan berjumlah 500 pelajar.

Abraham Samad, Ketua KPK RI, akan menyampaikan materi Nasionalisme selama lebih kurang 2 jam sembari berdiskusi dengan peserta Kongres. Akan ada juga materi tentang Enterpreneurship, Lingkungan dan Sosial. Keseluruhan tema tersebut rencananya akan dibawakan langsung oleh Menteri terkait di Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo.

Menteri Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah, Anies Baswedan, akan memberikan materi yang inspiratif yaitu dibidang sosial. Sebagaimana diketahui Anies sebelum menjadi Menteri sangat terkenal dengan aktivitas sosialnya terutama dibidang pendidikan. Anies akan memaparkan materi dan berdiskusi dengan Pelajar dengan didampingi oleh Ferry Koto dari Dewan Pendidikan Surabaya sebagai Moderator.

Sesi Enterpreneurship akan diisi oleh Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan, Dipilihnya Jonan untuk memberikan materi ini karena keberhasilannya mengelola PT. KAI dari perusahaan merugi menjadi pencetak laba. Untuk materi Lingkungan akan dibawakan oleh mantan Menteri Lingkungan Hidup, Balthasar Kambuaya.

Diakahir acara akan ada pembacaan Ikran Pelajar Nusantara.

“Ikrar itulah satu diantara bagian terpenting dari seluruh rangkaian kegiatan dalam Kongres Pelajar yang bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan 10 Nopember nanti. Ikrar itu satu diantaranya memang ingin mewujudkan nilai-nilai kesatuan dalam jiwa anak-anak muda saat ini demi kemajuan bangsa dan negara,” jelas Iksan, Kepala Dinas Pendidikan (Dispnedik) Kota Surabaya, beberapa waktu lalu.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca