Pemerintah Pusat diharapkan Serius Bantu Tangani Banjir Bandung

5
Relawan Partai Keadilan Sejahtera membersihkan lumpur di jalan raya, akibat banjir Kab. Bandung (foto doc @PKSKabBandung)

Bandung – Beberapa kalangan di Jawa Barat berharap keseriusan pemerintah pusat dalam penanganan banjir yang selalu melanda kabupaten Bandung saat musim hujan datang. Terutama terkait pengelolaan pengerukan Sungai Citarum yang dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum.

Anggota DPRD Jawa Barat, Sunatra berharap pemerintah serius dan bekerja optimal menangani pengerukan sungai Citarum yang jadi sumber persoalan banjir di kabupaten Bandung. Padahal, menurut Sunatra, anggaran untuk pengerukan tersebut mencapai Rp250 milyar setiap tahun dan tiap tahun anggarannya naik terus.

“Anggaran naik terus, tapi masalah banjir semakin lebar. Berarti ini ada yang salah penanganan pengerukan Sungai Citarum,” ungkap Sunarta, dikantor DPRD Jawa Barat, pada Senin (5/1) lalu.

Sunatra berharap, kedepan proyek pengerukan Sungai Citarum diserahkan dari BBWS ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat atau Kabupaten Bandung. “Kalau bisa Citarum ini diserahkan ke daerah. Agar pemerintah provinsi atau Kabupaten Bandung lebih leluasa dalam menanganinya,” jelasnya.

Sementara itu Pemerintah Pusat berencana menyiapkan Roadmap untuk mengatasi banjir di Kabupaten Bandung. Hal itu disampaikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi saat mengantarkan Geburnur Jawa Barat menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla membahas persoalan banjir di Kabupaten Bandung.

“Biaya yang dibutuhkan untuk pembebasan lahan dan pembangunan waduk sekitar Rp 150 miliar sampai Rp 200 miliar dan bisa diselesaikan dalam waktu satu tahun. Namun secara komprehensif untuk biaya keseluruhan mencapai Rp 1,3 triliun dengan jangka waktu tiga tahun,” tulis Yuddy dalam rilis yang disampaikan ke media.

Saat ini banjir yang melanda kabupaten Bangdung sudah mulai surut dan beberapa pengungsi sudah mulai ada yang kembali ketempat tinggalnya masing masing. Namun masih ada ribuan korban banjir yang masih berdiam ditempat pengungsian karena rumah mereka yang masih terendam air.

“Kalau tidak hujan dan air surut sore ini, bisa tinggal 1.700 orang di pengungsian,” jelas Cecep Darmawan, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Kamis (1/1) lalu.

Hingga hari ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bandung dengan dibantu berbagai relawan seperti dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terus membantu masyarakat korban banjir. Seperti tampak di jalanan kabupaten Bandung, relawan PKS mulai membersihkan jalan dari genangan lumpur yang tertinggal saat banjir mulai surut.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca