Surat Mendikbud Terkait Kurikulum 2013 Beredar di Solo

1

Solo – Sekolah-sekolah yang ada di Kota Solo dibuat bingung dengan beredarnya surat atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan terkait kurikulum 2013. Pasalnya, surat berisi penghentian pelaksanaan kurikulum 2013 yang ditujukan kepada kepala sekolah tersebut muncul di tengah-tengah kebingungan sekolah mengenai penerapan Kurikulum 2013.

Kepala SDN Cemara Dua Issufiah Dwi Nuryati, mengakui pihaknya merasa kebingungan beredarnya surat tersebut. Meski begitu, Issufiah tidak akan gegabah mempercayai surat tersebut begitu saja.

“Kami memperolehnya dengan mendowload dari internet. Teman-teman guru yang lain juga memilikinya. Yang jadi pertanyaan saat ini, apakah itu resmi dari Pak Menteri, karena saya melihat dari bahasanya tidak terlalu resmi. Oleh sebab itu, kami masih menunggu surat resminya seperti apa,” ujarnya saat ditemui wartawan, Selasa (9/12).

Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Solo, Aryo Widyandoko, menjelaskan secara tata urutan kedinasan, surat tersebut belum dapat dikatakan sebagai surat resmi.

“Belum dapat disimpulkan, apakah itu resmi kebijakan Pak Anies sebagai menteri atau pribadi. Karena ada kaidah-kaidah organisasi yang harus ditaati dalam pembuatan surat edaran resmi. Kami akan segera melakukan koordinasi termasuk menyikapi kebijakan tentang kurikulum 2013 ini. Jika dari atas belum ada kejelasan maka kami harus memberikan kejelasan kepada semua pelaku pendidikan khususnya di Surakarta,” akunya.

Sementara itu, surat yang beredar tersebut memiliki Nomor surat 179342/ MPK/KR/2014 5 Desember 2014.

“Surat itu tidak bisa dijadikan patokan, karena tidak ada kop surat (kepala surat) resmi dan tanda tangan atau cap resmi kementerian,” jelas Pengawas SMP Disdikpora Solo, Supraptono.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca